Pemilu 2024

Tak Ambisius, Partai Buruh Optimis Dapat 7 Juta Suara di Pemilu 2024

Partai Buruh optimis bisa meraup 7 juta suara dan mengantarnya lolos ambang batas parlemen pada Pemilu 2024 mendatang.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal di acara Konsolidasi Persatuan Buruh di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (11/2/2023). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CEMPAKA PUTIH - Partai Buruh optimis bisa meraup 7 juta suara dan mengantarnya lolos ambang batas parlemen pada Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Presiden Partai Buruh, Said Iqbal di acara Konsolidasi Persatuan Buruh di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (11/2/2023).

Said menyebut target 7 juta suara itu adalah cukup rasional bila mengacu pada jumlah pekerja yang organisasinya berafilisasi menjadi penyokong lahirnya Partai Buruh.

 

Partai Buruh didirikan oleh berbagai organisasi serikat pekerja dimana empat diantaranya berasal dari Konfederasi Serikat Buruh.

Adapun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah pekerja di seluruh Indonesia ada 56,4 juta jiwa.

Baca juga: Gaet Pemilih Pemula, Partai Buruh Siap Bikin Program Sekolah Gratis hingga Universitas

"Buruh yang berserikat yang jadi anggota organisasinya bergabung dengan Partai Buruh ini 10 juta dan dengan anak istrinya ada 24 juta.

Kami ga terlalu ambisius mengklaim bisa 10 juta pilih Partai Buruh, kami di tahap awal cukup mengklaim dan akan bekerja keras mendapatkan 6,5-7 juta," ujar Said.

Dari 7 juta suara yang ditargetkan didapat pada Pemilu 2024, Said menargetkan bisa menempatkan 20-30 kadernya duduk di DPR RI.

Kemudian mendapatkan 5-10 persen dari total jumlah kursi di masing-masing DPRD baik provinsi maupun kabupaten kota.

Said menjabarkan target suara itu bakal didapat dari 16 provinsi yang jadi kandang potensial Partai Buruh.

Baca juga: Partai Buruh Targetkan 106 Bacaleg untuk DPRD DKI Jakarta, Incar 10 Kursi di Kebon Sirih

Diantaranya di Jakarta, Jawa Barat, Jaqa Timur, sebagian Jawa Tengah, Riau dan seluruh provinsi di Papua.

"Dengan target suara sebanyak 5 juta suara 16 provinsi dan di 22 provinsi lainnya kami suara 1,5 sampe 2 juta, total 6,5 sampai 7 juta total suara," kata dia.


Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved