Pilpres 2024
Anies Ingin Ulangi Kemenangan SBY di Pilpres 2004 Lewat PKS
Calon presiden Anies Baswedan ingin mengulangi kemenangan Susilo Bambang Yudhoyono di Pemilu Presiden 2024 lewat dukungan PKS. Ini buktinya.
TRIBUNJAKARTA.COM - Calon presiden Anies Baswedan ingin mengulangi kemenangan Susilo Bambang Yudhoyono di Pemilu Presiden 2024 lewat dukungan PKS.
Optimisme itu muncul setelah Presiden PKS Ahmad Syaikhu membacakan ikrar di Apel Siaga PKS di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/2/2023).
Syaikhu menuturkan PKS memiliki amanah cukup berat, yakni memenangkan Pemilu 2024 dengan target suara 15 persen serta memenangkan Anies sebagai presiden.
"Sebagai ikhtiar manusia kita tidak ingin hanya sebatas mengusung calon presiden, tetapi kita ingin bahwa calon presiden yang kita usung insya Allah, Allah takdirkan bisa menang di 2024," tutur dia.
Anies menyambut baik dukungan PKS. Ia mengenang ketika PKS jadi partai pertama yang gabung koalisi mengusung SBY sebagai calon presiden pada 2004 silam.
"Semangat ini mengingatkan kita semua pada suasana hampir 20 tahun yang lalu menjelang Pilpres 2004. Apakah masih ingat? Di tahun itu, tahun 2004, PKS adalah partai yang pertama kali bergabung dalam koalisi untuk mencalonkan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Presiden RI 2004. Dan apa hasilnya? Kemenangan," ujar Anies.
Baca juga: Heru Budi Restui Slogan Sukses Jakarta untuk Indonesia Dipakai Anies Buat Kampanye Pilpres 2024
Ia mengatakan semangat dukungan PKS untuk SBY pada 2004 ia alami ketika PKS ikut mengusungnya sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada DKI 2017.
"Perjalanan yang dipupuk melalui perjuangan hingga mengakar dalam dan bertumbuh tinggi. Perjuangan kita saat itu seakan seperti yang kecil melawan raksasa," kata Anies.

Anies mengatakan kader-kader PKS tidak ciut ketika dihadapkan dengan angka survei yang buruk, tetapi justru semakin berlipat ganda sehingga bisa menghasilkan kemenangan.
"Alhamdulillah perjuangan besar saat itu kembali menghasilkan kemenangan. Saat itu kita semua bersama-sama PKS membuktikan bahwa kemenangan bukan soal logistik, bukan soal kekuasaan semata. Tapi ini soal kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan alhamdulillah Allah berikan pertolongan pada kemenangan pada kita semua," kata dia.
Anies menyebut PKS adalah partai yang mendukung, mendampingi, dan mengawalnya selama lima tahun menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Bila lima tahun kemarin kita mengerjakan Jakarta maju bersama, maka insya Allah di hari-hari ke depan, di tahun-tahun ke depan, kita akan memajukan Indonesia maju bersama, maju negaranya, bahagia rakyatnya," ujar Anies.
Dalam kesempatan itu, Anies berpesan kepada kader PKS untuk tidak membuat hoaks terkait lawan politik mereka dalam rangka memenangkan Pilpres 2024.
"Jalan perjuangan ini dalam kerja ke depan kita tidak perlu membuat hoaks. Kita tidak perlu memaki-maki mereka yang menyerang. Kita tidak perlu mengarang-ngarang, dan kita juga tidak perlu berlebih-lebihkan pencapaian," kata Anies.
Baca juga: Viral Kuda Delman yang Ditumpangi Anies Baswedan Ngambek, Politisi PKS Beberkan Kronologi Sebenarnya
Anies berpandangan, penilaian terhadap seseorang cukup dengan melihat rekam jejak, karena menurutnya, rekam jejak bisa memprediksi akan seperti apa seseorang di masa depan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.