Depo Pertamina Plumpang Kebakaran

Seragam Hangus Terbakar, Anak-anak Korban Kebakaran Depo Pertamina Tak Bisa Bersekolah

Hendi dan sang ibunda pagi ini hanya bisa melamun sambil beristirahat di tikar-tikar yang digelar di halaman Markas Palang Merah Indonesia (PMI)

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Warga korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Lilis Ariska (31) dan anaknya bertahan di pengungsian Markas PMI Jakarta Utara, Senin (6/3/2023).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Anak-anak warga permukiman Tanah Merah yang jadi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, kini tak bisa bersekolah. 

Hari Senin (6/3/2023) pagi ini, anak-anak yang masih bertahan di pengungsian terpaksa bolos lantaran seragam mereka hangus terbakar dalam kebakaran Jumat (3/3/2023) lalu. 

Salah satunya Hendi Hidayat (12), anak dari warga bernama Lilis Ariska (31). 

Hendi dan sang ibunda pagi ini hanya bisa melamun sambil beristirahat di tikar-tikar yang digelar di halaman Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara. 

Hendi terpaksa tak berangkat sekolah karena memang sudah tak punya seragam lagi untuk berangkat menimba ilmu. 

"Anak saya nggak sekolah, orang baju seragamnya nggak ada, kebakar semua," kata Lilis kepada TribunJakarta.com.

Baca juga: Terbitkan IMB, Anies Terseret Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, PSI: Enggak Tegas Jadi Pemimpin

Hendi sendiri merupakan siswa kelas 5 yang bersekolah di SDN Rawa Badak Selatan 11 Pagi. 

Pihak sekolah memberikan pengertian dengan meliburkan murid-muridnya yang terdampak kebakaran

"Jadi diliburkan dulu sama gurunya, nanti dikasih tau lagi kapan masuknya. Di SDN Rawa Badak Selatan 11 Pagi. Di SD itu yang nggak sekolah banyak, anak saya kelas 5C," kata Lilis. 

Lilis menuturkan, selain seragam sekolah anaknya, barang-barang elektronik juga tak bisa terselamatkan dari kebakaran Jumat silam. 

Lilis hanya bisa menyelamatkan surat-surat penting serta sepeda motornya, sementara kondisi rumah di bagian atapnya sudah hancur. 

"Selain seragam semua kebakar, barang elektronik. Dokumen sama motor diselamatkan. Yang parah kena atap saya parah, asbesnya pecah," ucapnya. 

Baca juga: 186 Jiwa Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Masih Mengungsi di Markas PMI Jakarta Utara

Lilis sekeluarga sudah mengungsi di Markas PMI Jakarta Utara sejak hari Minggu (5/3/2023) kemarin. 

Setelah sempat tinggal di rumah saudara di Jalan Lontar, Koja, kini Lilis dipindahkan ke Markas PMI Jakarta Utara. 

Dirinya belum berani balik ke rumahnya karena takut ada kejadian lagi. 

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved