Sebentar Lagi Puasa, PSK Masih Berkeliaran di Kelapa Gading, Berujung Diciduk Petugas
Petugas gabungan menyisir sejumlah titik di sekitar Jakarta Utara dalam rangka operasi penyakit masyarakat menjelang bulan Ramadan. PSK pun terciduk.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Petugas gabungan menyisir sejumlah titik di sekitaran Jakarta Utara dalam rangka operasi penyakit masyarakat menjelang bulan Ramadan.
Hasil razia Senin (13/3/2023) malam kemarin, petugas gabungan dari Suku Dinas Sosial Jakarta Utara dan Satpol PP Jakarta Utara menjaring sedikitnya sembilan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dari sejumlah ruas jalan.
Dari sembilan orang yang terjaring, dua di antaranya adalah Pekerja Seks Komersial (PSK) yang masih berkeliaran di sekitar Kelapa Gading.
Kedua wanita tuna susila itu diciduk saat sedang menunggu pelanggan di pinggir tembok gelap Jalan Pegangsaan Dua.
Mengenakan pakaian seksi, dua PSK ini berdiri di pinggir jalan tanpa penerangan sambil berharap ada lelaki hidung belang yang menghampiri.
Baca juga: Gunakan MiChat Buat Promo, PSK di Bogor Bisa Layani 3-8 Tamu Sehari, Tarif Tergantung Nego
Namun, bukannya didatangi pelanggan, para PSK ini kaget saat tenyata petugas P3S Sudinsos Jakarta Utara dan Satpol PP Jakarta Utara yang datang.
Petugas pun langsung menggiring kedua wanita tuna susila itu dan memasukkannya ke dalam mobil operasional.
"Yang kita dapatkan pada malam hari tadi itu ada sembilan orang, dua di antaranya wanita (tuna susila)," kata Kasie Rehabilitasi Pemberdayaan Sosial Sudinsos Jakarta Utara Agus Kurniawan, Selasa (14/3/2023).
Agus mengatakan, kedua PSK beserta tujuh PMKS lainnya yang terdiri dari gelandangan dan pengemis langsung dibawa ke Panti Sosial Cipayung, Jakarta Timur untuk didata dan dibina.
Agus menambahkan, memasuki bulan Ramadan yang diperkirakan jatuh pada akhir Maret 2023 ini, petugas akan terus melakukan razia penyakit masyarakat.
"Ini kegiatan sesuai dengan arahan dari Pak Wali Kota Jakarta Utara. Memasuki bulan Suci Ramadan ini kita akan melakukan operasi supaya kondisi lingkungan aman dan tertib," ucap Agus.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.