Kenapa Umat Islam Harus Berpuasa Saat Ramadan? Simak Penjelasannya

Kenapa Umat Islam Harus Berpuasa saat bulan Ramadan? Simak Penjelasan berikut ini

|
Google
Ilustrasi Ramadan 

1. Orang sakit

Orang yang tidak diwajibkan untuk berpuasa saat Ramadan salah satunya ialah golongan orang yang sakit.

Orang yang sedang dalam kondisi sakit mendapat keringanan untuk tidak berpuasa saat Ramadan, dan menggantikannya pada hari-hari lain.

Hal tersebut sesuai firman Allah SWT yang berbunyi :

“Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu,” (QS. Al Baqarah: 185)

Adapun orang sakit yang boleh tidak puasa adalah jika puasanya dapat merugikan kesehatannya.

Atau dengan kata lain, akan mendapat mudharat jika ia berpuasa.

Baca juga: 8 Amalan Menyambut Bulan Ramadhan 1444 Hijriah, Doa Melihat Hilal Termasuk

2. Musafir

Musafir atau orang yang sedang melakukan perjalanan jauh juga termaksud dalam golongan orang yang boleh tidak berpuasa.

Hal ini, juga tercantum dalam QS. Al-Baqarah ayat 185 yang berbunyi :

“Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada harihari yang lain.”

Selain itu, dari Abu Sa’id Al Khudri dan Jabir bin ‘Abdillah mengatakan bahwa musafir memiliki pilihan untuk berpuasa maupun tidak.

“Kami pernah bersafar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka ada yang tetap berpuasa dan ada yang tidak berpuasa. Namun mereka tidak saling mencela satu dan lainnya.”

Musafir bisa puasa dan tidak bisa dilihat dalam tiga kondisi :

- Jika berat untuk berpuasa atau sulit melakukan hal-hal yang baik ketika itu, maka lebih utama untuk tidak berpuasa.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved