Dishub DKI Siapkan 2.428 Bus AKAP untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023

Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan menyiapkan 2.428 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) untuk mengangkut para pemudik.

Bima Putra
Petugas saat melakukan ramp check atau uji laik jalan bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (21/12/2022). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan menyiapkan 2.428 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) untuk mengangkut para pemudik selama arus mudik dan balik Lebaran 2023.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta, Yayat Sudrajat, mengatakan, pihaknya juga menyiapkan bus cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Dari 2.428 angkutan AKAP terdiri dari sebanyak 2.258 angkutan existing dan sebanyak 170 angkutan cadangan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (30/3/2023).

Nantinya, para pemudik itu bakal berangkat dari empat terminal utama yang sudah disiapkan, yaitu Terminal Kampung Rambutan, Terminal Terpadu Pulo Gebang, Terminal Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok.

Untuk mengakomodasi calon penumpang, Dishub DKI menyediakan 884 angkutan perkotaan/feeder dari dan menuju terminal.

“Terdiri dari angkutan BRT (Bus Rapid Transit), non-BRT, serta mikrotrans),” ujarnya.

Selain itu, Dishub DKI juga bakal menyediakan angkutan malam hari (Amari) untuk melayani para pemudik yang balik dari kampung halaman mereka.

Baca juga: Jelang Masa Mudik Lebaran 2023, Dishub DKI Siapkan 7 Terminal, Ini Daftarnya!

Amari dioperasikan di 13 koridor Transjakarta dan bakal beroperasi mulai pukul 22.00 WIB sampai 05.00 WIB.

“Seluruh kendaraan yang kami sediakan ini sudah dilakukan ramp check dan dinyatakan laik jalan,” tuturnya.

123,8 Juta Orang Diprediksi Pulang Mudik Lebaran 2023

Dilansir dari Kompas.com, Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan survei potensi pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2023. 

Hasilnya, diprediksi sebanyak 123,8 juta orang akan meramaikan momentum besar keagamaan tersebut pada tahun 2023.

Jumlah ini meningkat 14,2 persen jika dibandingkan dengan prediksi pergerakan masyarakat pada masa Lebaran tahun 2022 lalu sebanyak 85,5 juta orang.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Yulza Ramadhoni saat memberi keterangan di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (30/12/2022).
Kepala Terminal Kampung Rambutan Yulza Ramadhoni saat memberi keterangan di Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (30/12/2022). (Bima Putra/TribunJakarta.com)

Beberapa faktor yang menyebabkan tingginya potensi pergerakan masyarakat pada masa mudik tahun ini, antara lain peniadaan PPKM, memasuki masa pra-endemi atau mendekati normal pasca-pandemi Covid-19, perekonomian yang semakin membaik. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved