Lebaran 2023

Rela Tak Mudik, Ibnu Tiga Kali Lebaran Justru Kumpul Bareng Harimau Margo dan Ria

Pria asal Wonogiri itu justru berkumpul bersama sepasang harimau benggala bernama Margo dan Ria, di Taman Margasatwa Ragunan pada hari Lebaran.

Tayang:
Editor: Acos Abdul Qodir
Instagram @ibnutrip
Ibnu Tri Putro (28), penjaga atau zookeeper di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, sudah tiga kali Lebaran Idul Fitri tidak mudik ke kampung halaman demi menjaga sepasang harimau benggala.  

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Berkumpul dan merayakan Lebaran Idul Fitri bersama keluarga jadi keinginan sebagian besar muslim di Indonesia seusai berpuasa Ramadan selama 30 hari.

Namun, ada juga sebagian sejumlah orang yang harus rela menahan itu semua karena tuntutan tugas maupun dedikasi tingginya.

Seperti dilakukan oleh pemuda bernama Ibnu Tri Putro (28), salah satu penjaga atau zookeeper di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan.

Ibnu sudah tiga tahun terakhir rela tidak mudik ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga di Wonogiri, Jawa Tengah, pada hari libur Lebaran Idul Fitri.

Semenjak dirinya bergabung di Taman Margasatwa Ragunan pada tahun 2020 lalu, Ibnu mengaku tak pernah merasakan mudik, apalagi berkumpul bersama keluarga besar saat hari libur Lebaran.

Pria asal Wonogiri itu justru berkumpul bersama sepasang harimau benggala bernama Margo dan Ria, di Taman Margasatwa Ragunan pada hari Lebaran. 

Baca juga: Cerita Pasutri Rutin Tiap Tahun Ikut Mudik Gratis, Dapat Info dari Paguyuban Kampungnya

Ia menyadari betul, apa risiko yang akan dia dapatkan saat menjadi zookeeper harimau benggala.

"Tahun ini enggak mudik, sudah tiga tahun saya tidak mudik, memang kalau zookeper itu tidak ada istilah mudik," ucap Ibnu saat ditemui, Kamis (19/4/2023).

Hingga kini, Ibnu disibukkan oleh dua harimau benggala jantan dan betina, bernama Margo dan Ria.

Mengutip wartakotalive.com, Ibnu menurutkan, dirinya tak pernah mudik lantaran Margo dan Ria sama sekali tak bisa ditinggal. 

Baca juga: Punya Kewajiban Berdinas, Kapolres Jakut Kombes Guruh Arif Tak Mudik Lebaran Selama Puluhan Tahun

Jikapun dia tengah libur, maka harus ada petugas lain yang menggantikannya untuk mengurusi Margo dan Ria.

"Berhubungan sama mahluk hidup itu pasti seperti itu, mau di tempat peternakan, atau di taman margasatwa gini, itu ga bisa ditinggal, misal saya libur, teman saya harus masuk, begitu sebaliknya, harus tetap ada yang jagain mereka," jelas dia.

Pria bertubuh gempal itu mengaku sedih jika harus meninggalkan Margo dan Ria dalam kurun waktu yang lama.

Perasaan khawatir pun selalu menyelimuti, saat Ibnu tengah pulang ke kampung halaman, meski hanya satu minggu.

"Tentu sedih, khawatir juga, sama halnya seperti kita puya peliharaan terus ditinggal, kan pasti sedih," ungkap Ibnu.

Meski tak pernah mudik dalam tiga tahun terakhir ini, Ibnu tetap merasa senang dan bersyukur.

Pasalnya, menjadi seorang zookeeper harimau adalah pekerjaan yang sangat dia impikan sejak lama.

"Saya daftar jadi zookeper itu karena memang pada dasarnya saya suka satwa ya, apalagi di rumah kan pelihara kucing juga," ujarnya.

Harimau benggala bernama Ria, salah satu koleksi satwa di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, sedang bermain di air kolam.
Harimau benggala bernama Ria, salah satu koleksi satwa di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, sedang bermain di air kolam. (Instagram @ibnutrip)

Ibnu menjelaskan, mengurus hewan buas memanglah bukan perkara mudah, jika terjadi kesalahan sedikit saja, maka nyawa yang akan menjadi taruhannya.

"Memang kalau merawat harimau itu harus safety ya, karena di Ragunan ini konsepnya tidak dijinakkan ya, yang membedakan dengan mengurus satwa lain, itu kalau harimau tidak bisa dipegang, jadi perlu penanganan khusus," jelasnya.

Selain itu, Ibnu juga menagatakan bahwa setiap individu dari harimau benggala memiliki karakternya masing-masing.

Seperti Margo misalnya, Ibnu menuturkan Margo sangat suka bermain lumpur, dan saat ingin dimandikan, itu pun tidak sembarangan.

Artinya, Margo hanya mau dimandikan hanya dalam waktu-waktu tertentu saja.

"Setiap karakter dari harimau tuh beda ya, Margo tuh suka main kotor-kotoran, kalau kandang dia kita semprot pasti marah, cuma kalau dimandikan dia suka, tapi harus tau kurun waktunya, soalnya kalau terlalu lama, Margo juga marah tuh biasanya," ungkap Ibnu.

Baca juga: Sehari Jelang Lebaran, Eks Ketua KY Jaja Ahmad Jayus Meninggal Dunia Setelah Jadi Korban Pembacokan

Sebagai zookeeper, ia pernah merasakan hal unik saat berkumpul bersama keluarganya. 

Beberapa kali keluarganya sering menanyakan bagaimana cara menjinakkan harimau.

Padahal lanjut Ibnu, tugas dia hanyalah merawat harimau, bukan untuk menjinakkannya.

"Kalau lagi kumpul keluarga, ada yang nyeletuk, 'wah ada pawang harimau nih' dan lain-lain, padahal sebetulnya kita mengurusi harimau juga ada batasnya kan," ujarnya.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved