6 Tanda Serangan Jantung yang Perlu Diwaspadai, Tidak Selalu Datang Mendadak
Inilah 6 Tanda Serangan Jantung yang Perlu Diwaspadai, Tidak Selalu Datang Mendadak
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA -Inilah 6 tanda serangan jantung yang perlu Kamu diwaspadai, tidak selalu datang mendadak.
Serangan jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian yang cukup banyak ditemui.
Walau dikenal sebagai penyakit yang membunuh secara diam-diam, namun serangan jantung sebenarnya tidak selalu datang mendadak.
Hal ini dijelaskan oleh Konsultan Intervensi dan Aritmia Jantung dari Eka Hospital BSD, Dr. Ignatius Yansen NG., Sp.JP (K), FIHA.
Baca juga: Penting! Penderita Penyakit Jantung Wajib Perhatikan Hal Berikut saat Mudik
"Serangan jantung terjadi akibat kurangnya asupan darah kaya akan oksigen ke dalam otot-otot jantung. Hal ini biasanya menyerang mendadak, namun tubuh biasanya sudah akan mengirim beberapa sinyal secara bertahap yang bisa dirasakan tanda-tandanya," kata dia dalam keterangan resmi Eka Hospital, dikutip TribunJakarta.com Senin (24/4/2023).
Secara umum, serangan jantung bisa disebabkan oleh banyak faktor.
Salah satunya, dapat dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat.
Gaya hidup yang tidak sehat seperti jarang berolahraga, pola makan buruk, merokok juga bisa memicu penumpukan lemak atau kolesterol dalam tubuh.
Hal ini, merupakan salah satu pemicu utama dari terjadinya serangan jantung.
Tanda-tanda serangan jantung
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, bahwa serangan jantung tidak melulu terjadi secara mendadak.
Namun, penyakit ini sebenarnya kerap menimbulkan gejala atau tanda yang bisa dirasakan tubuh.
Gejala ini biasanya muncul secara bertahap pada tahap awal namun kerap disepelekan.
Inilah 6 tanda atau gejala serangan jantung yang bisa diwaspadai menurut Dokter Yansen :
- Nyeri dada terasa seperti ditekan atau tertimpa benda berat dan menjalar ke bahu, lengan, punggung, leher, rahang
- Keringat dingin
- Kelelahan yang terasa ekstrim
- Megap-megap atau sesak nafas
- Mulas atau sakit perut
- Mual dan muntah-muntah
Kapan harus ke dokter?
Dari tanda-tanda tersebut, kata Dokter Yansen gejala paling sering ditemui ialah nyeri pada dada.
Namun gejala nyeri dada adalah salah satu penyakit yang cukup umum terjadi.
Oleh sebab itu, banyak orang kerap menganggap sepele gejala yang satu ini.
Meski begitu, jika nyeri pada dada juga disertai dengan adanya gejala lain yang tak wajar, maka Kamu harus waspada akan risiko dan kemungkinan yang bisa menyerang kemudian.
Apalagi, jika gejala tersebut terus memburuk seiring berjalannya waktu.
Jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Jika hasil tes menunjukkan positif mengalami serangan jantung, dokter bisa langsung memberikan perawatan efektif yang dapat membantu memulihkan aliran darah ke jantung dan meminimalkan komplikasi.
Perlu diingat, semakin cepat serangan jantung terdeteksi maka semakin tinggi juga harapan pemulihannya.
Itulah informasi seputar tanda dan gejala serangan jantung yang bisa diwaspadai.
Baca artikel menarik lainnya di Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-serangan-jantung.jpg)