Tak Main-main, Warga Jatinegara Lapor Bareskrim Polri Usai Kampungnya Diserang Kelompok Remaja
Warga RW 07, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur berencana melaporkan kasus penyerangan yang dialami mereka pada Minggu (22/5/2023) sore.
Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Warga RW 07, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur berencana melaporkan kasus penyerangan yang dialami mereka pada Minggu (22/5/2023) sore.
Sekretaris RW 07 Cipinang Besar Utara, Tata mengatakan pihaknya berencana melaporkan kasus penyerangan yang mengakibatkan mereka merugi puluhan juta rupiah itu ke Bareskrim Mabes Polri.
Pasalnya akibat penyerangan yang diduga dilakukan kelompok remaja asal RW 08 Cipinang Besar Utara itu, tiga rumah warga rusak, satu unit sepeda motor dibakar, mesin jahit dijarah.
"Rencana, kita lagi mengumpulkan data dulu semua. Rencananya akan membuat laporan langsung ke Mabes," kata Tata saat dikonfirmasi di Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (22/5/2023).
Hingga kini pengurus RW 07 masih melakukan pendataan terhadap kerugian materil mereka alami akibat penyerangan, baik kerusakan rumah warga hingga fasilitas umum seperti Kantor RW.
Baca juga: Sengaja Simpan Pelat Nomor di Bawah Jok, Pemotor Vespa Matic Kena Tilang Polisi di Tanah Abang
Mereka berencana melapor ke Bareskrim Polri karena pada kasus-kasus penyerangan sebelumnya ketika melapor ke Polsek dan Polres, laporan mereka tidak menyelesaikan masalah.
"Karena dari kejadian yang dulu awal mediasi itu kan terjadi lagi, terjadi lagi. Jadi kita mau langsung ke sana saja, rencananya. Tapi belum fix (pasti). Nanti dirembukan lagi," ujarnya.
Tata menuturkan usai penyerangan pada pada Minggu sore jajaran Polsek Jatinegara dan Polres Metro Jakarta Timur sudah meningkatkan pengamanan di permukiman RW 07.
Tapi warga tetap merasa cemas, terlebih pada Sabtu (20/5) malam kelompok pelaku bahkan menyerang anggota Polsek Jatinegara yang sedang berjaga di Kantor Sekretariat RW 07.
"Masih waswas, dari beberapa warga itu masih waswas. Gerbang (akses jalan lingkungan) juga masih kita tutup. Cuman lalu lalang orang saja, kalau kendaraan belum bisa masuk," tuturnya.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Pasca Ricuh di Otista Jakarta Timur, Bau Gas Air Mata Masih Tercium |
![]() |
---|
JAKARTA Makin 'Panas', Kericuhan Meluas Sampai Otista Jakarta Timur: Massa Bentrok dengan Polisi |
![]() |
---|
'Kayak Kesurupan' Sekuriti Ngamuk Tusuk Istri di Depan 3 Anaknya di Jakarta Timur, Jeritan Terdengar |
![]() |
---|
Wali Kota Munjirin Apresiasi Kelurahan Pinang Ranti, Warga Resmi Bebas dari BAB Sembarangan |
![]() |
---|
Perwira TNI Gadungan Dibekuk di Duren Sawit, Kedok Terbongkar Gara-gara Kasus Pencurian |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.