Pengusaha Non Muslim Bangun Musala
Tak Ingin Karyawan Salat di Gudang, Pengusaha Non Muslim Langsung Bangun Musala: Ga Damai Hati Saya
Ariawan yang karib disapa Koh King ini mengaku hatinya tak damai melihat karyawan beribadah di tempat tak layak.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
Sosok Koh King
Koh King bukan orang baru yang terjun di dunia bisnis. Sudah hampir 10 tahun pria yang berdomisili di Jateng tersebut menjadi pengusaha.
Sampai saat ini, Koh King sudah memiliki 9 cabang usaha batik Benang Raja. Ada 5 di Jawa tengah, sisanya di Jawa timur.
Selain menjadi pebisnis, Koh King juga terlihat aktif menjadi konten kreator di media sosialnya.
Berdasarkan pantauan TribunJakarta di medsosnya, terlihat Koh King sering membuat konten berbagi dengan sesama.
Ada satu video di Instagram Koh King memberikan rezeki kepada penjual minuman di pinggir jalan.
"Pak kalau disuruh pilih mau pilih nomor 1 atau 5?" tanya Koh King.
"Wah apa ini pak?" tanya si bapak kebingungan.
"Nomor 1," jawab si bapak tak lama.
"Gak nomor 5? Nomor 5 aja ya pak?" tutur Koh King sembari mengeluarkan uang Rp 250 ribu di sakunya.
Baca juga: Kisah Pengusaha Non Muslim Bangun Musala Demi Karyawannya, Ingin Sediakan Tempat Salat yang Layak
Bapak penjual minuman itu kemudian menangis saking senangnya lalu memeluk Koh King.
Ditanya TribunJakarta soal konten tersebut, Koh King mengaku memang senang berbagi dengan orang lain.
"Iyaa kadang-kadang berbagi, senang aja bisa berbagi gitu," jawab Koh King.
Kini musala untuk para karyawan Koh King masih dalam proses pembangunan.
Postingan Pak RK
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.