Viral di Media Sosial

Kena Bully Gara-gara Ajak Warga Beli Rumah Modal 'KTP + Nafas', Tante Bestie: Maju Terus!

Tante Bestie, CEO Koperumnas mengakui kena bully netizen karena ajak warga beli rumah modal KTP dan nafas. Tapi ia maju terus.

TikTok @Koperumnas
Sosok Tante Bestie yang tengah menyita perhatian khalayak luas lantaran mengobral rumah dengan harga murah meriah. Tante Bestie, CEO Koperumnas mengakui kena bully netizen karena ajak warga beli rumah modal KTP dan nafas. Tapi ia maju terus. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Sosok Tante Bestie, CEO PT Koperasi Perumahan Nasional (Koperumnas), kena bully netizen karena cara promosinya yang luar biasa.

Cara-cara promosi Tante Bestie, seperti mengajak masyarakat membeli rumah dengan modal "KTP + nafas" atau beli rumah dengan nabung di kaleng Khong Guan, seringkali mendapatkan komentar miring.

"Jadi banyak orang-orang konvensional yang takut, biasalah netizen ya, netizen itu kan maha benar, mereka banyak yang takut," kata Tante Bestie di Graha Koperumnas, Jakarta Timur, Selasa (6/6/2023) kemarin.

 

Menurut wanita bernama asli Diah Kusuma Putri Muda itu, banyak yang tak percaya bahwa beli rumah di Koperumnas bisa dengan metode-metode yang sebenarnya tidak membebani konsumen.

Cara yang dimaksud ialah dengan menabung Rp 50 ribu per hari, dan hasil tabungan selama sebulan itu yang dijadikan setoran bulanan untuk mencicil rumah.

Baca juga: Misi Tante Bestie Bantu Jomblo hingga Janda Punya Rumah: Ajak Nabung di Kaleng Khong Guan

Tante Bestie sendiri sudah berkecimpung di dunia developer rumah lima tahun belakangan.

Selama ini, sudah ada sedikitnya 600 unit rumah yang terjual kepada konsumen yang kebanyakan masyarakat berpenghasilan rendah.

Tante Bestie viral di TikTok mengajak masyarakat beli rumah modal KTP+Nafas.
Tante Bestie viral di TikTok mengajak masyarakat beli rumah modal KTP+Nafas. (Gerald Leonardo Agustino/ TribunJakarta.com)

Lebih lanjut Tante Bestie mengatakan, para konsumen harus menunggu tiga tahun untuk bisa mendapatkan rumah mereka yang dibangun PT Koperumnas.

Waktu tunggu yang terkesan lama itulah yang sering jadi bahan untuk para warganet melakukan bullying terhadap Tante Bestie.

"Ini gimana nunggu 3 tahun apakah nanti penipuan atau apa, silakan saja. Semua kan tergantung niat," katanya.

"Tapi insya Allah, Tante Bestie maju terus, karena Tante Bestie punya niat mulia ingin membantu masyarakat berpenghasilan rendah," tegasnya.

Baca juga: Sosok Tante Bestie Ternyata CEO Di Balik Program Rumah Murah, Sudah Sebar Promo Sejak 5 Tahun Lalu

Tante Bestie mengatakan, apa yang dipromosikannya lewat media sosial sejatinya untuk mencarikan solusi bagi masyarakat yang kesulitan punya rumah.

Di sisi lain, orang-orang yang mencibirnya dianggap mereka yang masih berpikiran konvensional soal cara membeli rumah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved