Jalur Tengkorak Cilincing Makin Miris, Kini Jembatan Akses Marunda Ambles Parah Bahayakan Pengendara

Kondisi jalur tengkorak di jalan raya sekitaran Cilincing, Jakarta Utara semakin miris.

Gerald Leonardo Agustino/ TribunJakarta.com
Kondisi bagian jalan yang ambles di Jembatan Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Kondisi jalur tengkorak di jalan raya sekitaran Cilincing, Jakarta Utara semakin miris.

Kali ini, jembatan Jalan Akses Marunda ambles parah, sehingga membahayakan pengendara.

Lubang yang disebabkan amblesnya material jembatan ini dapat ditemui di tanjakan naik jembatan tersebut.

Posisinya berada di sisi jembatan yang menyambungkan Jalan Akses Marunda dari KBN Marunda menuju ke arah lampu merah Kebon Baru.

Pengamatan TribunJakarta.com, lubang di jembatan Jalan Akses Marunda ini diameternya mencapai lebih dari 1 meter.

Baca juga: Uniknya Arti Nama Sora Azumi Irawan, Anak PPSU Pondok Labu dan Bule Austria yang Baru Lahir

Material jembatan ambles ke dalam dengan kedalaman sekitar 10-20 sentimeter.

Lubang yang menganga itu juga memperlihatkan besi-besi berkarat yang menjadi konstruksi jembatan.

Terpantau pula bahwa lubang tersebut sudah ditumpuk karung dan rerumputan sebagai penanda bahwa ada bagian jembatan yang rusak.

Baca juga: Rafathar Tolak Tawaran Erick Thohir Dampingi Pemain Argentina, Trauma Karena Pernah Diledek Jakmania

Petugas terkait pun sampai harus memasang pembatas beton di lokasi supaya kendaraan roda empat dan truk trailer tidak bisa melintas.

Kini, mobil maupun truk harus melewati jalan alternatif di bawah jembatan untuk menuju ke arah Jalan Raya Cilincing.

Jembatan yang ambles itu hanya bisa dilewati pemotor.

Anggota Binmas Polsek Cilincing Aipda Luluk Sulistiono mengatakan, kondisi jembatan yang ambles ini sudah terjadi setidaknya dua pekan belakangan.

"Sudah dua minggu lebih, jadi awalnya bergelombang lama-lama kok ada lubang. Sama warga dan pihak petugas PPSU ditutup karung, takut membahayakan kendaraan motor dan mobil yang lewat," kata Luluk kepada TribunJakarta.com di lokasi, Senin (19/6/2023).

Luluk mengatakan, amblesnya jembatan tidak terlepas dari lalulintas truk trailer serta kendaraan berat lainnya di lokasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved