Viral di Media Sosial

Viral Rumah DP Nol Warisan Anies Jadi Indekos, Pemprov DKI Buka Suara

Viral di media, hunian DP Nol Rupiah warisan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disewakan atau dijadikan indekos.

Tangkapan layar dari instagram Pemprov DKI (@dkijakarta)
Tangkapan layar dari instagram Pemprov DKI (@dkijakarta) penampakan tipe unit rumah DP Nol Rupiah di Menara Kanaya, Nuansa Cilangkap, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Viral di media, hunian DP Nol Rupiah warisan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disewakan atau dijadikan indekos.

Hal ini pun dibenarkan Pemprov DKI lewat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) yang mengaku sudah bertemu dengan pihak yang menyewakan hunian DP Nol Rupiah itu.

“Saudara Herlan selaku suami PM mengakui kesalahan PM karena telah melakukan pemasaran unit huniannya untuk digunakan sebagai hunian sewa atau kost,” ucap Plt Kepala DPRKP DKI Retno Sulistyaningrum dalam keterangannya, Sabtu (24/6/2023).

Dari keterangan sang pemilik hunian DP Nol Rupiah itu mulai memasarkan unit miliknya sejak 16 Juni 2023 lalu.

Retno menyebut, PM mulai menyewakan unit hunian DP Nol Rupiah itu lantaran unit itu sudah tak lagi ditempati sejak September 2021.

Baca juga: Viral Trio Bapak-bapak Tangkap Biawak Jumbo Mirip Komodo di Penjaringan

“Hunian tersebut tidak ditempati secara terus menerus dikarenakan kehadiran putra pertamanya sehingga kembali ke rumah orang tua di Cipulir, Jakarta Selatan,” ujarnya.

Meski tak lagi ditempati, namun sang pemilik hunian di Menara Samawa itu tetap melakukan pembayaran cicilan kredit dan IPL kepada pihak pengelola.

Baca juga: Viral Emak-emak Bermuka Cemberut Lempar Pisang ke Seorang Ibu: Kesal Punya Utang Eh Malah Dangdutan

Akhirnya, sang pemilik pun memutuskan untuk menyewakan unit hunian DP Nol Rupiah itu lantaran tak sanggup lagi membayar cicilan.

“Dikarenakan kebutuhan biaya hidup yang makin besar membuat yang bersangkutan berniat mengontrakkan unit hunian tersebut kepada pihak lain,” tuturnya.

“Yang kemudian dipasarkan melalui media sosial guna mencari penghasilan tambahan bagi keluarganya,” sambungnya.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved