Dukung Hak Pendidikan Masyarakat Segala Usia, Airlangga Hartarto Kampanyekan IAmLonglifeLearner

Menko Perekonomian Airlangga Hartato, mendukung hak pendidikan seumur hidup baik formal maupun informal bagi seluruh lapisan masyarakat

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Muji Lestari
TribunJakarta.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam ILLC 2023 UNESCO, Senin, (3/7/2023) di Nusa Dua, Bali 

TRIBUNJAKARTA.COM - Indonesia menjadi tuan rumah Inclusive Lifelong Learning Conference (ILLC) 2023 bersama UNESCO Institute for Lifelong Learning. 

Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid di Grand Gyatt Bali pada 3-6 Juli 2023.

Dihadiri sebanyak 40 negara dan ratusan delegasi, kegiatan ini mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pembelajaran seumur hidup.

Pembelajaran di sini dimaksudkan tidak hanya pada pembelajaran formal tetapi juga informal, dan tidak terbatas pada usia sekolah tetapi selama usia produktif hingga usia pensiun.

Hadir secara virtual dalam ILLC 2023, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan belajar sepanjang hidup merupakan hal penting baik bagi individu maupun masyarakat secara luas.

Hal ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat untuk bersiap menghadapi tantangan global.

"Pembelajaran seumur hidup memainkan peran sentral dalam membekali individu dan keterampilan yang diperlukan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi, termasuk yang di dorong oleh AI," ujar Airlangga, Senin (3/7/2023).

Ia mengatakan pentingnya masyarakat untuk dapat beradaptasi dan memiliki keterampilan seirinh perkembangan zaman.

Hal tersebut menjadi tantangan baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Menanggapi tantangan tersebut Indonesia bersama UNESCO Institute of Lifelong Learning berinisiatif menyelenggarakan ILLC 2023.

Menyadari hal ini, pemerintah memprioritaskan program keterampilan, pelatihan ulang, dan peningkatan keterampilan – Kartu Prakerja sebagai agenda utama pemerintah. 

Program Kartu Prakerja Indonesia, diluncurkan selama pandemi pada tahun 2020, dan telah membantu 17 juta orang. Hal ini telah menjadi bukti komitmen kami untuk mendukung individu dalam perjalanan belajar seumur hidup mereka.

Keberhasilan Kartu Prakerja dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan penerima manfaat terlihat jelas. 

Program Kartu Prakerja menyediakan pelatihan berkualitas yang mempromosikan pembelajaran sepanjang hayat, mengintegrasikan teknologi digital ke dalam praktik pembelajaran, dan menawarkan pilihan pelatihan yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan peserta didik.

Hasilnya, pekerjaan di kalangan penerima manfaat program dan kebiasaan belajar dengan teknologi digital telah menyaksikan peningkatan luar biasa masing-masing sebesar 12 dan 90 persen.

"Hasilnya, manfaat program pelatihan untuk pekerjaan dan kebiasaan belajar dengan teknologi digital telah meningkat secara signifikan sebesar 12 (persen untuk manfaat program untuk pekerjaan) dan 90 persen (untuk kegiatan belajar dengan menggunakan teknologi digital)," kata Airlangga.

Bersamaan dengan itu, Airlangga menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia mengenai pentingnya belajar dan pelatihan melalui kampanye #ImALifelongLearner.

"Pemerintah dengan bangga meluncurkan Kampanye #ImALifelongLearner hari ini, bekerja sama dengan UNESCO. Kampanye ini berfungsi sebagai dasar dari gerakan global, memprakarsai dan menyatukan pembelajar seumur hidup di seluruh dunia yang bersemangat untuk belajar dan menginspirasi orang lain." Kata Airlangga.

"Mari kita kampanyekan ini sebagai platform untuk menekankan bahwa Hak atas Pendidikan harus mencakup segala usia dan latar belakang. " tutup Airlangga.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved