Suami di Cakung Bakar Istri dan Anak
Kondisi Terkini Ibu dan 2 Anaknya di Cakung, Jalani Operasi Plastik Setelah Dibakar Ayah Hidup-hidup
Terkuak kondisi terkini seorang ibu berinisial WR (39) dan dua anaknya K (14) dan N (15). Sebelumnya, WR, K, dan N dibakar hidup-hidup.
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Terkuak kondisi terkini seorang ibu berinisial WR (39) dan dua anaknya K (14) dan N (15).
Sebelumnya, WR, K, dan N dibakar hidup-hidup oleh seorang pria berinisial US (38) di rumah kontrakannya di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (28/6/2023).
US tega membakar istri dan dua anak kandungnya cuma gara-gara cemburu.
TONTON JUGA
Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur, Iptu Sri Yatmini mengatakan akibat luka bakar diderita korban ketiganya harus menjalani operasi bedah plastik.
"Tindakan operasi sudah dilakukan pada Sabtu (1/7/2023) di RSUD Tarakan. Kemarin operasi bedah plastik di bagian kaki, dada, muka," kata Sri saat dikonfirmasi, Senin (3/7/2023).
Berdasar informasi yang diterima Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dari tim dokter RSUD Tarakan, kondisi WR setelah menjalani operasi bedah plastik kini berangsur membaik.
Namun masih harus menjalani perawatan di RSUD Tarakan hingga kondisi WR sepenuhnya pulih dari luka bakar diderita, dan trauma akibat menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca juga: Suami Pembakar Istri dan Anak Dijaga Petugas Selama Jalani Perawatan di RS Polri Kramat Jati
Tidak hanya WR, pada hari ini seorang anak WR juga menjalani operasi bedah plastik di RSUD Tarakan.
"Hari ini satu anak korban yang perempuan juga menjalani operasi di RSUD Tarakan. Anaknya yang perempuan mengalami luka bakar pada bagian punggung dan badan," ujarnya.
Sementara untuk satu anak laki-laki WR yang dirawat pada satu RS di Jakarta Utara, masih menunggu kondisinya membaik untuk dapat menjalani tindakan operasi bedah plastik.
Sri memastikan biaya perawatan medis ketiga korban KDRT itu hingga kondisi korban pulih, termasuk pemulihan psikologis gratis karena sudah ditanggung pemerintah.
Baca juga: Penampakan Kontrakan Suami Bakar Istri dan Anak di Cakung, Lemari Meleleh Barang-barang Berantakan
"Tidak dibebankan kepada pihak keluarga, sudah ditanggung," tuturnya.
Operasi bedah plastik untuk memulihkan kondisi luka bakar diderita para korban pun tidak hanya satu kali dilakukan.
Butuh beberapa kali tindakan operasi hingga ketiga korban dapat pulih.
"Ada tahapannya, tahapan pertama, tahapan kedua begitu. Bisa dua kali (tindakan operasi bedah plastik)," kata Sri.
"Hari anaknya yang perempuan juga operasi di RSUD Tarakan. Sama itu juga tidak sekali tahapan (tindakan operasi bedah plastik)," ujarnya.
Baca juga: Cemburu Buta, Aksi Suami Siram Bensin ke Tubuh Usai Bakar Istri dan 2 Anaknya di Kontrakan Cakung
Sri menuturkan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan tim dokter yang menangani perawatan ketiga korban untuk memastikan WR, N, dan K mendapat penanganan medis maksimal.
Sementara untuk US yang juga mengalami luka bakar sekitar 20 persen akibat membakar dirinya sendiri, kini menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Tersangka masih di RS Polri Kramat Jati," tuturnya.
Sebelumnya, WR beserta kedua anaknya menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dilakukan US pada unit kontrakan di Kecamatan Cakung, Rabu (28/6/2023) malam.
US secara biadab membakar istri dan dua anaknya hingga menderita luka bakar 55 persen, motifnya karena merasa cemburu, dan menuduh WR telah berselingkuh tanpa adanya bukti.
Baca juga: Tuding Selingkuh, Amarah Suami yang Cemburu Beli Bensin Eceran Buat Bakar Istri dan 2 Anak di Cakung
Kini WR dan seorang anaknya dirawat di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, sedangkan satu anak lainnya dirawat di RS Islam Sukapura, Jakarta Utara karena menderita luka bakar 55 persen.
Sementara US yang juga menderita luka bakar karena berupaya mengakhiri hidupnya kini dirawat di RS Polri Kramat Jati dengan pengawasan khusus karena sudah berstatus tersangka.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.