Saluran Air di Pancoran Tercemar Kotoran Sapi, Warga dan Pemilik Peternakan Dipertemukan

Munjirin menjelaskan, dalam rapat tersebut pihaknya fokus untuk mencari solusi agar polemik limbah kotoran sapi ini tak berlarut.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Petugas mengecek saluran air yang dipenuhi limbah kotoran sapi di permukiman warga di Kelurahan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (26/6/2023). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, angkat bicara soal polemik limbah kotoran sapi yang mencemari saluran air di permukiman warga di Kelurahan Cikoko, Pancoran.

Dalam rapat koordinasi yang digelar hari ini, Jumat (7/7/2023), Munjirin mengundang pihak pelapor yakni Hasan Alhabsy dan pemilik peternakan sapi, Burhan.

Selain itu, Wali Kota juga mengundang stakeholder terkait seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), dan Kementerian Pertanian (Kementan).

"Kita mengundang semua stakeholder kaitan dengan permasalahan peternakan sapi yang ada di Cikoko Pancoran," kata Munjirin kepada wartawan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Munjirin menjelaskan, dalam rapat tersebut pihaknya fokus untuk mencari solusi agar polemik limbah kotoran sapi ini tak berlarut.

"Kita konsepnya bukan memcari siapa yang salah dan siapa yang benar. Tapi kita mencari solusi ke depannya kita mau atasi bagaimana," ujar dia.

Baca juga: Warga Pancoran Keluhkan Saluran Air Dipenuhi Limbah Kotoran Sapi sampai Bikin Istri Sakit

Baca juga: Viral Curhatan Wanita Diminta Kirim Feses Dibayar Rp 10 Juta Sebulan, Pelaku Ngaku Fetishnya Jelek

Pihak Paljaya, Perumda Dharma Jaya, dan tenaga ahli biogas yakni dokter Sri turut dilibatkan dalam pertemuan ini.

"Tadi saran-saran dari tenaga ahli maupun kementerian sudah masuk. Tinggal kita ramu nanti, desainnya sudah jadi," ucap Munjirin.

Sebelumnya, Hasan Alhabshy mengeluhkan limbah kotoran sapi yang diduga mencemari lingkungan di kawasan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan.

Hasan mengaku telah melaporkan temuannya ke Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan.

Bahkan, ia juga melapor kepada Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin saat diwawancarai soal polemik limbah kotoran sapi di permukiman warga di Kelurahan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2023).
Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin saat diwawancarai soal polemik limbah kotoran sapi di permukiman warga di Kelurahan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2023). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Hasan mengatakan, keluhan bermula ketika sang istri yang sedang hamil menderita sakit demam.

Ia pun menduga terdapat sarang nyamuk di dekat tempat tinggalnya.

Hasan kemudian melihat saluran air yang dipenuhi limbah kotoran sapi hingga menjadi sarang nyamuk dan menimbulkan bau tak sedap.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved