Cerita Kriminal

Panik Dikejar Warga, Komplotan Begal di Jaksel Ngumpet di Kolong Mobil

Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Tribuana Roseno mengatakan, tersangka Ramadhan dan Herbi sempat mencoba kabur ke arah perumahan warga.

Muhammad Azzam/screenshot/CCTV
Ilustrasi begal di jalan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Komplotan begal yang beraksi di Jalan Bumi Nomor 8, Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, panik saat diteriaki warga.

Tiga tersangka dalam kasus ini yaitu Ramadhan Agustian (22), Herbi Riyadi Anwar (22), dan Ade Febriadi (22).

Ramadhan dan Herbi berhasil diringkus polisi. Sedangkan Ade Febriadi masih buron dan namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Tribuana Roseno mengatakan, tersangka Ramadhan dan Herbi sempat mencoba kabur ke arah perumahan warga.

"Namun semua jalan di portal dan warga sudah ramai mengejar," kata Tribuana kepada wartawan, Sabtu (8/7/2023).

Alhasil, sambung Tribuana,kedua tersangka yang sudah terdesak memutuskan untuk ngumpet di kolong mobil.

"Mereka berdua bersembunyi di kolong mobil yang terparkir, namun ketahuan," ujar dia.

Adapun aksi pembegalan itu terjadi pada Senin (3/7/2023) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

"Para tersangka berboncengan sepeda motor dan membawa senjata tajam jenis celurit yang diselipkan di balik jaket," kata Tribuana.

Baca juga: Diduga Mabuk, Komplotan Begal di Jaksel Konsumsi Miras Sebelum Beraksi Gasak Motor Warga

Saat melintas di Jalan Bumi, komplotan begal itu melihat korban berinisial ATS tengah duduk seorang diri di depan sebuah restoran.

Para tersangka kemudian memberhentikan kendaraannya tepat di depan motor korban yang sedang terparkir.

Tersangka Ramadhan dan Ade turun dari motor dan mendekati korban. Sedangkan Herbi tetap berada di motor sambil mengawasi situasi sekitar.

"Selanjutnya tersangka Ramadhan sambil mengeluarkan senjata tajam jenis celurit mendekati korban. Saat itu korban langsung lari kabur sambil berteriak 'tolong, tolong, begal'," ungkap Kapolsek.

Teriakan korban rupanya membuat para tersangka panik. Ade kabur menggunakan motor korban yang kuncinya masih terpasang.

Baca juga: Apes, Komplotan Begal Bersenjata Tajam di Jaksel Gagal Kabur Gara-gara Motor Mogok

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved