Baju Hasil Daur Ulang Limbah Tekstil dan Bahan Bekas Dipamerkan di JF3 Tangerang, Keren dan Modis!
Ajang Jakarta Fashion and Food Festival (JF3) hari ketiga kembali membawa tema menarik dalam memamerkan karya-karya anak bangsa.
"Setelahnya kita masuk ke proses pembersihan, baru akhirnya kita buat menjadi baju dengan design-design yang menarik, tentunya ikut trend fashion terkini," sambung dia.
Dalam proses pembuatan pakaian, Evi menyebutkan bila mereka menggunakan teknik Boro Sashiko.
Dimana, teknik asal Jepang ini menggabungkan potongan kain menjadi satu, dengan proses menjahit yang dilakukan tanpa putus atau berkelanjuta.
Sebagai informasi, Boro adalah kelanjutan dari proses sashiko yang dijahit kembali secara berkala.
Sedangkan Sashiko adalah sebuah jahitan yang membentuk pola.
Teknik yang ada sebelum abda ke-20 ini pun, meruoakan cara nenek moyang di negeri sakura, untuk menambal kain yang sudah rusak, dengan kain lainnya sehingga.
"Kalau zaman dulu, membeli pakaian baru ini merupakan hal yang sulit karena faktor ekonomi. Jadi, kalau pakaian rusak, seperti bolong ya ditambal, hingga muncul teknik Boro Sashiko. Dan kami, melihat teknik ini sebagai salah satu cara mendaur ulang limbah pakaian menjadi produk baru yang fashionable," ujarnya.
Bahkan, dengan karya tersebut, Evi bersama dengan designer lainnya, yakni Afif Musthapa pun mampu memamerkannya dalam ajang JF3 Fashion Festival 2023, yang diadakan di Tangerang.
Dengan mengusung tema REBOOT REUSE by Setali Indonesia and Control New, kedua designer itu menghadirkan 30 karya fashion yang terbuat dari limbah.
"Kita membawakan 30 pakaian yang dibuat dari limbah pakaian. Design yang hadir pun kita ikuti sesuai dengan trend fashion saat ini, seperti outwear, jaket. Lalu, ada aksesoris, seperti topi, hingga tas," katanya.
Adanya event JF3 ini pun, ia berharap menjadi salah satu wadah para designer untuk bisa memperluas karya mereka.
Terlebih bagi dirinya yang mampu mempromosikan produk mereka yang terbuat dari limbah.
"JF3 2023 ini tentunya wadah bagi kami, dan untuk saya sendiri menjadi kesempatan untuk bisa mempromosikan produk kita yang terbuat dari limbah tapi tetap mengikuti tren fashion saat ini," ungkapnya.
Sebagai informasi, tahun 2023 menjadi pertama kalinya JF3 digelar di luar Jakarta.
JF3 di Summarecon Mall Serpong (SMS) berlangsung lebih dulu dari 17-19 Juli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Baju-hasil-desainer-yang-menyulap-limbah-pakaian.jpg)