BP2MI Segera Wujudkan Rumah Subsidi Bagi Pekerja Migran Indonesia

BP2MI segera mewujudkan program unggulannya yakni rumah subsidi bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

|
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Acos Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, ketika dijumpai wartawan di Wisma Kinasih, Tapos, Kota Depok, Selasa (31/1/2023). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) segera mewujudkan program unggulannya yakni rumah subsidi bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

BP2MI sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, seperti Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga Kementerian PUPR.

Program tersebut saat ini terus dirancang BP2MI dengan sejumlah pihak agar para PMI mampu membayar cicilan rumah subsidi dengan mudah.

"Sudah jalan, pembahasan di tingkat direktur kami dan direktur Kementerian PUPR itu masih secara insentif melakukan pembahasan," kata Benny Rhamdani saat ditemui wartawan, Selasa (1/8/2023).

"Rumah subsidi ini tidak hanya untuk ASN atau TNI-POLRI,  tapi juga penting untuk Pekerja Migran Indonesia," sambungnya.

Benny menerangkan, para Pekerja Migran Indonesia yang selama ini mendapatkan banyak uang dari gajinya di luar negeri selalu diberikan edukasi untuk menabung.

Dengan menabung, lanjut Benny, para Pekerja Migran Indonesia diharapkan bisa mewujudkan mimpinya mempunyai modal usaha, termasuk mempunyai tempat tinggal.

"Program rumah subsidi bagi PMI itu sudah kita rancang sejak lama. Tujuan rumah PMI ini, agar mereka setelah pulang bekerja dari luar negeri bisa memiliki rumah," kata Benny.

Benny berharap, pemerintah segera mewujudkan program rumah subsidi PMI tersebut. Ia yakin, para PMI mampu membayar cicilan rumah subsidi itu.

"Jadi para PMI bisa mencicil selama bekerja di luar negeri. Istilahnya, mereka menabung untuk masa depan demi keluarnya punya rumah sendiri," tegas Benny.

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Benny Ramdhani menegaskan pekerja migran Indonesia harus dimuliakan karena negara berutang pada mereka,  Selasa (14/3/2023).
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Benny Ramdhani menegaskan pekerja migran Indonesia harus dimuliakan karena negara berutang pada mereka, Selasa (14/3/2023). (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Lebih lanjut, Benny menjelaskan, lokasi rumah subsidi itu dipusatkan di sejumlah titik yang banyak mengirimkan Pekerja Migran Indonesia.

"Misalnya ada di lima besar satu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, kemudian Lampung NTB dan NTT," pungkasnya.

Baca artikel TribunJakarta.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved