Viral di Media Sosial
Fadil Jualan Risol di Sekolah Demi Bantu Ekonomi Keluarga, Sang Ortu Bangga Bukan Main
Di usianya saat ini, ia sudah bisa dikatakan mandiri untuk sekedar memenuhi keperluannya sehari-hari.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ahmad Fadilah Thorik (17) merupakan siswa kelas XI di SMAN 1 Natar, Lampung.
Di usianya saat ini, ia sudah bisa dikatakan mandiri untuk sekedar memenuhi keperluannya sehari-hari.
Dengan cara berjualan risol mayolah ia tak lagi menadahkan tangan ke orangtuanya untuk uang saku hingga kuota data.
Bahkan dirinya sudah mulai berjualan sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Bedanya saat ini ia sudah bisa membuat jualannya sendiri sementara dulu harus mengambil dari orang lain.
Hal inilah yang membuat orangtuanya bangga dan kerap menceritakan kemandirian dirinya.
Diam-diam Fadil pun tahu jika ibu dan ayahnya kerap menceritakan dirinya kepada teman mereka.
"Reaksi kedua orang tuaku waktu aku jualan, mereka bangga sama senang aja gitu kalau anaknya bisa jualan di sekolah. Kadang mereka cerita-cerita sama teman-temannya kalau anaknya jualan risol di sekolah," ungkapnya kepada TribunJakarta.com, Minggu (10/9/2023).
Sebagai anak lelaki tentunya ia memiliki rasa malu untuk menjajakan dagangannya di sekolah.
Perasaan tak percaya diri sempat menyelimuti dirinya. Namun lagi-lagi bisa ia tepis ketika melihat teman-teman hingga guru di sekolahnya melarisi jualannya.
Selain itu, niatnya membantu ekonomi keluarga juga membuat langkah kakinya untuk berjualan di sekolah kian ringan.
Sebab ayahnya hanya bekerja sebagai tukang ojek dan ibunya bekerja sebagai penjaga warung saja.
"Modal Rp 100 ribu bisa dibuat jadi 100 pcs risol, tapi aku jual 100 pcs itu dalam 2 hari. Jadi hari pertama itu aku bawa 50 pcs untuk balikin modalnya, kemudian di hari selanjutnya aku bawa 50 pcs lagi buat untungnya, dan uangnya aku pakai buat kebutuhan sehari-hari kayak buat jajan, buat beli bensin ke sekolah, buat ganti oli motor, sama beli kuota," pungkas anak ketiga dari lima bersaudara ini.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Tangkap-layar-Tik-Tok-afdlht.jpg)