Alasan Unik Syahri Anggota DPRD Jember Main Game Saat Rapat: Khawatir Sapi di Game Kelaparan
Alasan Syahri bermain game pun sangat tak masuk akal, terlebih dia seorang wakil rakyat yang semestinya saat itu menjadi 'penyambung lidah rakyat'.
TRIBUNJAKARTA.COM - Anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra, Achmad Syahri Assidiqi, menjadi sorotan publik setelah tertangkap basah bermain game saat rapat dengar pendapat (RDP) terkait isu kesehatan.
Alasan Syahri bermain game pun sangat tak masuk akal, terlebih dia seorang wakil rakyat yang semestinya saat itu menjadi 'penyambung lidah rakyat'.
Ia beralasan bermain game karena khawatir sapi-sapi di dalam game yang dimainkannya belum diberi makan.
Peristiwa itu terjadi saat RDP di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jember pada Senin (11/5/2026).
Rapat tersebut membahas sejumlah persoalan penting, mulai dari campak, stunting, angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB), hingga program Universal Health Coverage (UHC).
Rapat dihadiri sejumlah instansi, seperti Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, BPJS Kesehatan Jember, hingga perwakilan 15 puskesmas.
Namun di tengah jalannya rapat, Syahri justru terlihat bermain game sambil merokok di dalam ruangan rapat yang telah dilengkapi pendingin udara (AC).
Aksinya kemudian viral di media sosial dan menuai banyak kritik dari masyarakat.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, mengungkapkan bahwa Mahkamah Partai Gerindra telah menjatuhkan sanksi kepada Syahri berupa teguran keras dan terakhir.
"Kami sudah menyampaikan putusannya adalah peringatan keras dan terakhir, tidak ada ruang untuk kesalahan yang sama," kata Hanan dikutip TribunnewsBogor.
Saat dimintai penjelasan oleh partai, Syahri mengaku bermain game karena lupa memberi makan sapi di permainan tersebut.
"Sempat saya tanya, kok main game ? Iya ketua itu rapatnya mulai jam 10 pagi sampai jam 2, terus jam 1 saya lupa belum memberi makan sapi-sapi saya. Ternyata sapi di gamenya itu belum dikasih makan," katanya.
Ketua DPRD Jember sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra, Ahmad Halim, turut menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
Ia memastikan pihak DPRD akan menindaklanjuti kasus itu melalui mekanisme etik lembaga.
"Kami atas nama pimpinan DPRD menyampaikan permohonan maaf dan kita akan proses karena ini juga menyangkut etika lembaga," katanya.
| Perawatan Khusus Ambo - Panjul, Sapi Milik Warga Tangerang yang Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban |
|
|---|
| Harga Sapi Naik, Kambing Jadi Primadona Kurban Warga Jakarta |
|
|---|
| Sapi Dipijat dan Dijaga SPG Koboi, Cara Unik Pedagang Kurban di Tanjung Priok Dongkrak Penjualan |
|
|---|
| Kecelakaan Hari Ini di Jember: Pemotor Tewas Tertabrak KA Sangkuriang di Pakusari |
|
|---|
| Jelang Iduladha, Gubernur Pramono Pastikan Harga Daging di Jakarta Tetap Stabil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ANGGOTA-DPRD-DISOROT-Anggota-DPRD-Jember-dari-Frak.jpg)