Kecelakaan Hari Ini

Kecelakaan Hari Ini di Jember: Pemotor Tewas Tertabrak KA Sangkuriang di Pakusari

Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026) sore.

Tayang:
(SHUTTERSTOCK/Skyward Kick Productions)
TEWAS KECELAKAAN - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026) sore. ((SHUTTERSTOCK/Skyward Kick Productions). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026) sore.

Seorang pengendara motor tewas usai tertabrak Kereta Api Sangkuriang relasi Bandung-Ketapang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di JPL 168 Km 205+5/6 petak jalan Kotok (KTK)-Arjasa (AJ).

Kecelakaan berawal saat sepeda motor melaju dari arah selatan menuju perlintasan kereta api.

Namun, pengendara diduga tidak mengurangi kecepatan maupun berhenti sejenak sebelum melintas di rel.

"Masinis KA PLB 7046A (Sangkuriang) sebelumnya telah memberikan semboyan 35 atau isyarat peringatan secara berulang kali. Namun karena jarak yang sudah terlalu dekat, kejadian temperan tidak dapat dihindarkan," ujar Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.

Akibat insiden tersebut, KA Sangkuriang sempat melakukan berhenti luar biasa untuk pemeriksaan sarana.

Setelah dinyatakan aman, perjalanan kereta kembali dilanjutkan pada pukul 17.04 WIB.

PT KAI memastikan seluruh penumpang dan petugas kereta dalam kondisi selamat.

"Kami mengimbau dengan tegas kepada seluruh masyarakat agar tidak bersikap abai saat melintasi perlintasan sebidang. Selalu berhenti sejenak ketika hendak melewati perlintasan sebidang. Jangan mempertaruhkan nyawa hanya karena terburu-buru," imbaunya.

Ia menegaskan, kereta api tidak bisa berhenti mendadak karena memiliki jarak pengereman yang panjang.

Karena itu, disiplin pengguna jalan menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan di perlintasan rel.

Insiden tersebut juga sempat direkam warga dan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat palang pintu perlintasan tidak tertutup saat kejadian berlangsung.

Humas Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya, Alfaviega Septian menjelaskan, perlintasan JPL 168 Bedadung sebenarnya telah dilengkapi palang pintu dan pos jaga yang dibangun Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved