Viral di Media Sosial
Heboh Bos di Medan Tembakan Senpi Berkali-kali saat Diprotes Karyawan, Pelaku Sebut-sebut Kapolda
Video yang merekam seorang bos bertingkah bak koboy viral di media sosial, pada Rabu (4/10/2023).
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Video yang merekam seorang bos bertingkah bak koboy viral di media sosial, pada Rabu (4/10/2023).
Dalam video yang viral, terlihat awalnya sejumlah karyawan berdiri di depan pintu sebuah gedung.
Pelaku yang dikerumuni karyawannya tersebut, tiba-tibamengokang pistolnya dan menembakkan senjata api ke arah atas sekitar 7 kali.
"Aku diancam ya," ujar pria itu.
Tangan kanannya menenteng senjata api kemudian tangan kirinya mengarahkan agar orang-orang di dalam ruangan itu keluar.
Dia terlibat perdebatan dengan seorang perempuan berkerudung yang terus mendekatinya diduga untuk menenangkan.
"Sabar, sabar," kata perempuan tersebut.
Pria itu menghardik agar tidak disentuh atau dia akan menuntut.
Bos tersebut kemudian mengaku pistol yang ia miliki adalah pemberian dari Kapolda.
"Video, video, sebarkan luas. Ini dari Kapolda (senpi), tau nggak. Asal kamu tau," katanya sambil menunjukkan diduga senjata itu ke arah orang lalu meletakkannya di atas mejanya.
Terlihat beberapa orang di sana mencoba menenangkan pria itu namun dia tidak menghiraukannya.
"Jangan pegang aku jauh-jauh sana," katanya.
Di narasi video dijelaskan, awalnya pria itu tidak terima didatangi sejumlah orang dari Serikat Pekerja Transportasi Seluruh Indonesia (SPTSI) di gudang miliknya di Jalan Gereja, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Kedatangan massa tersebut buntut dari komplain karyawan yang dipecat secara sepihak oleh pria tersebut.
Pria itu mengaku sengaja menembakkan senjata ke atas lantaran panik didatangi kelompok tersebut.
Ditangkap Polisi
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir saat dikonfirmasi mengatakan, telah menangkap pria dalam video.
Namun untuk kronologi kejadian dan asal senjata yang dimiliki pria itu, pihaknya masih menyelidikinya.
"Iya sudah diamankan pria itu. Kami masih melakukan pemeriksaan, termasuk (jenis) senjatanya. Untuk informasi lebih lanjut nanti kami sampaikan," ujar Fathir saat dihubungi Kompas.com, Rabu (4/10/2023) melalui telepon seluler.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan pria itu berinisial V.
Saat ini V sudah diamankan oleh Polrestabes Medan dan masih proses pemeriksaan.
Mengenai senjata yang digunakan pria itu, menurut Hadi masih diperiksa.
Dia menegaskan bahwa pria itu bukan anggota kepolisian.
"(Apakah itu senjata api), kita tunggu nanti hasil laboratorium. Intinya semuanya masih didalami penyidik. (soal senjata dari kapolda) Ah, nggak mungkin lah. Itu ngaku-ngaku aja itu," katanya di Mapolda Sumut pada Rabu (4/10/2023) siang.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.