Dinkes DKI Temukan Kasus Anak Terpapar Mycoplasma Pneumonia: Waspada Tapi Jangan Panik
Dinas Kesehatan DKI Jakarta mendeteksi adanya kasus Mycoplasma pneumonia pada anak di ibu kota.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mendeteksi adanya kasus Mycoplasma pneumonia pada anak di ibu kota.
Kasus ini pun kini terus didalami Dinkes DKI Jakarta dengan melakukan tes PCR guna mengetahui spesifik penyebab pneumonia.
“Ini untuk memberikan terapi yang lebih spesifik dan mencegah resistensi antibiotik digunakan berlebihan,” ucap Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Ngabila Salama saat dikonfirmasi, Rabu (6/12/2023).
Meski demikian, anak buah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono ini tidak menjelaskan lebih detail perihal jumlah anak yang terpapar Mycoplasma pneumonia ini.
Ia menyebut, Dinkes DKI ini masih terus melakukan pendataan guna memastikan jumlah anak yang terinfeksi.
Ngabila juga minta masyarakat tidak panik dengan adanya temuan kasus ini.
“Masyarakat perlu waspada, tapi jangan panik terhadap pneumonia bakteri mycoplasma,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pneumonia bukan kasus baru di Jakarta. Penularan biasanya melalui droplet berupa dahak atau percikan air liur.
“Bakteri ini penyebab infeksi saluran nafas yang cukup sering ditemukan sejak lama, bukan sesuatu yang baru,” tuturnya.
“Menular secara droplet dari percikan dahak dan batuk, serta kontak dengan jarak cukup erat dan lama,” sambungnya.
Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Dinas-Kesehatan-DKI-Jakarta-Dr-Ngabila-Salama.jpg)