Dinkes DKI Ungkap Penyebab Siklus Covid-19 Naik Per 6 Bulan, Masyarakat Diminta Tak Perlu Panik
Kasus Covid-19 di Jakarta mengalami kenaikan. Masyarakat diminta tidak panik. Dinkes DKI ungkap penyebab siklus Covid naik per enam bulan.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus Covid-19 di sejumlah negara mengalami kenaikan cukup pesat beberapa pekan terakhir. Di Jakarta, angka Covid-19 juga alami kenaikan.
Berdasarkan data dari Dinkes DKI Jakarta, dalam tren mingguan sejak awal Oktober sampai awal Desember 2023, kasus Covid-19 aktif di Jakarta meningkat.
Pada 2-8 Oktober 2023, kasus Covid-19 di Jakarta 34 kasus positif. Sedangkan pada 27 November-3 Desember 2023, kasus aktif Covid-19 di Jakarta di angka 80 kasus.
Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Ngabila Salama mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesadarannya akan kesehatan saat ini.
"Covid-19 sudah endemi di Indonesia sejak Juni 2023. Artinya tanggung jawab utama kesehatan ada pada diri masing-masing masyarakat. (peran) pemerintah mengimbau dan menyediakan," kata Ngabila, Kamis (7/12/2023).
Dikatakan Ngabila, kendati angka Covid-19 di Jakarta meningkat saat ini, belum diperlukan adanya pembatasan aktivitas masyarakat.
Pemerintah hanya akan rutin mengimbau masyarakat untuk lebih ketat bermasker, lebih rajin mencuci tangan, jaga ventilasi udara serta hindari asap rokok.
Sedangkan untuk peran menyediakan, pemerintah akan terus menganjurkan masyarakat untuk segera melengkapi vaksinasi Covid-19 serta imunisasi wajib bagi ana.
Terutama untuk para kelompok rentan yang memiliki penyakit bawaan atau yang berusia di atas 50 tahun.
"Karena jika positif berpotensi besar terjadi keparahan atau meninggal," tuturnya.
Ngabila menuturkan Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan layanan antigen dan PCR gratis di seluruh puskesmas kecamatan di DKI Jakarta bagi yang bergejala atau kontak erat.
Penyebab Siklus Covid-19 Meningkat Per 6 Bulan
Ngabila pun menjelaskan bahwa siklus Covid-19 memang berpotensi naik per 6 bulan.
Untuk itu, ia meminta masyarakat tak perlu panik berlebihan.
Terpenting, mereka meningkatkan kesadaran akan kesehatannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ilustrasi-pasien-Covid-19-11.jpg)