Pemilu 2024

Dengar Aspirasi, Caleg DPR RI Cosplay Jadi Sopir Angkot di Bekasi

Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI bernama Darwin Purba cosplay jadi sopir angkot untuk dengar aspirasi warga.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Pebby Adhe Liana
TRIBUNJAKARTA
Darwin Purba, Caleg DPR RI Cosplay jadi sopir angkot K09B di Bekasi, Jumat (8/12/2023). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Memasuki masa kampanye, banyak cara dilakukan peserta Pemilu 2024 dalam rangka mendengar aspirasi masyarakat. 

Seperti yang dilakukan Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI bernama Darwin Purba.

Politisi PAN itu mencoba cosplay atau berperan sebagai sopir angkot

Aksi ini dilakukan Darwin di Kota Bekasi, dengan menjajal jadi sopir angkot K-09B jurusan Terimal Kayuringin - Wisma Asri Bekasi Utara. 

Mengenakan setelan kaos dan celana jins, Darwin mengemudikan angkot sambil sesekali berhenti mangkal memanggil penumpang. 

Caleg DPR RI Dapil Kota Bekasi - Depok ini mengatakan, aksinya semata untuk mendengarkan aspirasi masyarakat terutama sopir angkot

"Sekarang angkot tergusur dari jasa layanan online memang teknologi tidak bisa dipisahkan, tapi angkot ini modal transportasi massal yang masih dibutuhkan masyarakat," kata Darwin. 

Angkot adalah moda transportasi massal yang memiliki rute trayek, banyak masyarakat yang memanfaatkan keberadaannya untuk beraktivitas seperti ibu-ibu, pekerja atau anak sekolah. 

Negara lanjut dia, harus hadir untuk memastikan kesejahteraan sopir angkot

Untuk itu apabila terpilih, ia bakal mengusung program Kartu Sejahtera Angkutan Kota untuk para sopir. 

"Saya akan ajukan Kartu Sejahtera Angkutan Kota, agar penghasilan sopir bisa memadai untuk kebutuhan anak istrinya," tuturnya. 

Sementara itu, sopir angkot bernama Hadian (30) mengatakan, pendapatannya kini sangat menurun drastis.

Merosotnya pendapatan Hadian, terjadi semenjak adanya transportasi online. 

"Menurun karena sudah ada online, sehari kotor Rp300 ribu, itu buat setoran, bensin, kalau bersihnya paling Rp50 ribu sehari," kata Hadian. 

Dia berharap, ada solusi dari pemerintah untuk keberlangsungan sopir angkot agar keberadaan tetap ada untuk menunjang kegiatan masyarakat. 

"Mudah-mudahan ada perbaikan kedepannya, kita kan selama ini narik buat masyarakat, trayek juga kan resmi," ujarnya.

Baca artikel menarik lainnya di Google News.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved