Hadapi Cuaca Ekstrem di Awal 2024, DPRD DKI Minta BPBD Siagakan Petugas di Daerah Rawan Banjir

DPRD DKI Minta BPBD siagakan petugas di daerah rawan banjir. Hal ini untuk menindaklanjuti perkiraan cuaca ekstreem di Jakarta sepekan kedepan.

|
net
Ilustrasi hujan disertai petir - Hadapi Cuaca Ekstrem di Awal 2024, DPRD DKI Minta BPBD Siagakan Petugas di Daerah Rawan Banjir 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Syarifudin meminta Pemprov DKI melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiagakan petugas di wilayah rawan banjir.

Hal ini disampaikan Syarifuddin menyusul peringatan dini cuaca ekstrem selama sepekan ke depan yang dikeluarkan BPBD DKI.

“Saya meminta BPBD DKI dan perangkat eksekutif lain untuk mengantisipasi kemungkinan adanya dampak-dampaknya terhadap masyarakat,” ucapnya, Sabtu (6/1/2024).

Politikus senior Gerindra ini juga minta supaya seluruh petugas yang disiagakan di wilayah rawan tersebut diberi keahlian evakuasi korban, serta menolong warga saat keadaan darurat.

“Jadi bukan hanya di hulu, tapi skenario di hilirnya juga sudah siap. Sehingga begitu ada kondisi darurat, tinggal dijalankan saja karena dari awal sudah disiapkan dengan baik,” ujarnya.

BPBD DKI Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Sebelumnya, BPBD DKI menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 10 Januari 2024 mendatang.

Peringatan dini ini dikeluarkan berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan sepekan ke depan di Indonesia.

“Secara umum potensi hujan Jabodetabek masih cukup intens. Konsentrasi pertumbuhan awan hujan secara umum masih tinggi di wilayah selatan Jakarta,” ucap Kepala BPBD DKI Isnawa Adji.

Adapun peningkatan curah hujan selama sepekan ke depan dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang terjadi, seperti fenomena Monsun Asia Musim Dingin, Madden Julian Oscillation (MJO), hingga gelombang Rossby.

“Dengan memperhatikan dinamika atmosfer tersebut, dalam waktu sepekan ke depan perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas lebat pada siang hingga menjelang malam hari di sebagian wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan,” ujarnya.

25 Kelurahan Rawan Banjir

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono sebelumnya menyebut, sebanyak 25 keluarahan masuk wilayah rawan banjir.

Puluhan kelurahan itu tersebar di empat wilayah kota administrasi Jakarta.

Berikut daftar 25 kelurahan rawan banjir:

Jakarta Barat

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved