Pemilu 2024

Dibayar Rp300 Per Lembar, Emak-emak Petugas Sortir Lipat Suara Suara Pemilu: Lumayan Alhamdulillah

Emak-emak dibayar Rp 300 per lembar untuk menyortir dan melipat surat suara Pemilu 2024 di Kota Bekasi, Senin (8/1/2024).

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Pekerja sortir lipat surat suara di gudang logistik KPU Kota Bekasi di Jalan Alexindo, Medan Satria, Senin (8/1/2024). Emak-emak dibayar Rp 300 per lembar untuk menyortir dan melipat surat suara Pemilu 2024 di Kota Bekasi, Senin (8/1/2024). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kota Bekasi mulai melakukan sortir lipat surat suara Pemilu 2024, Senin (8/1/2024).

Sortir lipat dilakukan di gudang logistik KPU Kota Bekasi di Jalan Alexindo, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Hari pertama proses sortir lipat, KPU Kota Bekasi mempekerjakan sebanyak 380 orang dengan bayaran Rp300 per per lembar untuk surat suara presiden dan Rp450 untuk surat surat legislatif.

"Kami menargetkan 20 hari ke depan sortir lipat selesai setelah itu kami akan melakukan pendistribusian," kata Katua KPU Kota Bekasi Ali Syaifa.

Pantauan TribunJakarta.com, teknis sortir lipat dilakukan dengan membagi pekerja ke dalam grup berisi 10 orang.

Masing-masing grup ditargetkan mampu melipat sebanyak 5.000 lembar, jam kerja mereka diatur mulai pukul 09.00 WIB hinggq 17.00 WIB.

Pekerja sortir lipat surat suara di gudang logistik KPU Kota Bekasi di Jalan Alexindo, Medan Satria, Senin (8/1/2024).
Pekerja sortir lipat surat suara di gudang logistik KPU Kota Bekasi di Jalan Alexindo, Medan Satria, Senin (8/1/2024). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Setiap grup pekerja membagi tugas, ada yang melakukan penyortiran, pelipatan, serta pengemasan.

Pekerja sortir lipat surat suara Pemilu 2024 didominasi ibu-ibu. Meraka direkrut melalui ajakan teman, tetangga atau mendaftar melalui pengumuman yang disampaikan KPU Kota Bekasi.

Ani (49) misalnya, dia sehari-hari merupakan ibu rumah tangga yang aktif sebagai kaser Posyandu di lingkungan tempat tinggalnya.

"Kalau sehari-hari ibu rumah tangga, cuma kita aktif di lingkungan jadi kader (posyandu)," kata Ani.

Dari lingkungan tempat tinggalnya Ani tidak sendiri, ada sembilan orang tetangganya yang jadi pekerja sortir lipat surat suara.

Sebagai ibu rumah tangga, upah yang didapat dari hasil sortir lipat surat lumayan untuk tambahan penghasilan.

"Ya Alhamdulillah membantu keluarga, lumayan, kita target satu hari bisa dapat 5 ribu lembar (satu grup)," jelas dia.

Jika dikalkulasi, penghasilan yang didapat untuk satu orang pekerja sortir lipat bisa mencapai Rp4.200.000 selama 20 hari.

Hal ini jika memakai asumsi dalam satu grup sehari melipat 5.000 lembar, di bagi 10 orang masing-masing 500 surat suara.


Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved