Sore Ini Bogor Hujan Lebat: Bendung Katulampa Siaga 4, Ancaman Kiriman Air Meningkat

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bogor pada Rabu (15/4/2026) sore memicu kenaikan debit air di sejumlah aliran sungai.

Tayang:
Editor: Wahyu Septiana
TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
HUJAN DI BOGOR - Ketinggian air di Bendung Katulampa. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bogor pada Rabu (15/4/2026) sore memicu kenaikan debit air di sejumlah aliran sungai. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bogor pada Rabu (15/4/2026) sore memicu kenaikan debit air di sejumlah aliran sungai.

Kondisi ini membuat Bendung Katulampa, Kota Bogor, berada dalam status Siaga 4 atau waspada.

Situasi tersebut sekaligus menandakan adanya potensi peningkatan aliran kiriman air ke wilayah hilir jika hujan tidak mereda dalam beberapa waktu ke depan.

Dilaporkan TribunBogor, tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa sekira pukul 16.00 Wib mencapai 50 cm atau berstatus Siaga 4.

Saat ini kondisi cuaca di Bendung Katulampa sedang hujan deras.

Terpantau di laman posko banjir, TMA di Bendung Katulampa terus meningkat.

Untuk wilayah yang terdampak kenaikan TMA di Bendung Katulampa, sebaiknya anda mengantisipasi banjir.

Banjir Lintasan di Permukiman

Dampak hujan deras mulai dirasakan warga di wilayah Kampung Babakan Fakultas, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah.

Banjir lintasan sempat muncul dan masuk ke area permukiman.

Lurah Tegallega, Hardi Suhardiman, menyebut genangan tersebut dipicu oleh meluapnya aliran Sungai Ciparigi akibat hujan deras yang turun dalam waktu cukup lama.

“Airnya meluap karena hujannya deras. Lalu, salurannya terhalang oleh bangunan-bangunan. Dan banjir lintasan terjadi,” kata Hardi dikutip dari TribunBogor, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, ketinggian air sempat mencapai lutut orang dewasa sebelum mulai mengalir kembali.

Hardi yang saat ini berada di lokasi mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan terkait jumlah rumah yang terdampak banjir lintasan tersebut. Ia berharap kondisi segera membaik dan air cepat surut.

“Saya lagi di lapangan sekarang. Semoga 30 menit sudah surut,” ujarnya.

Dari pantauan video yang diterima, aliran air tampak cukup deras dengan warna keruh kecokelatan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved