Damkar DKI: Sepanjang 2023 Terjadi 2.286 Kebakaran, Naik 35 Persen Dibanding 2022
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat, ada kenaikan kejadian kebakaran sepanjang 2023.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat, ada kenaikan kejadian kebakaran sepanjang 2023 kemarin dibanding tahun sebelumnya.
Tercatat, jumlah kejadian kebakaran sepanjang 2023 mencapai 2.286 kasus atau naik 35,19 persen dibandingkan tahun 2022 lalu sebanyak 1.691 kejadian.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Satriadi Gunawan menyebut, kemarau panjang yang terjadi pada 2023 lalu menjadi salah satu penyebab meningkatkan jumlah kejadian kebakaran.
“Untuk saat ini kebakaran meningkat, karena ada musim kemarau yang berkepanjangan. Memang itu musim kemarau yang ekstrem,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (23/1/2024).
Anak buah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono ini merinci, Jakarta Timur jadi wilayah paling banyak terjadi kebakaran dengan jumlah 594 kejadian.
Angka ini naik hingga 70 persen dibandingkan tahun 2022 lalu dimana kejadian kebakaran di Jakarta mencapai 349 kejadian.
Di urutan kedua ada wilayah Jakarta Selatan dengan total 573 kejadian kebakaran atau naik 16,46 persen dari sebelumnya 492 kejadian di tahun 2022.
Selanjutnya, Jakarta Barat di peringkat ketiga dengan total 484 kejadian kebakaran atau naik 26,7 persen dari sebelumnya 382 kejadian.
Kemudian, Jakarta Utara dengan total 379 kejadian atau naik 54,07 persen dari sebelumnya 246 kejadian di tahun 2022.
Terakhir, Jakarta Pusat dengan total 256 kejadian atau naik 15,32 persen dari sebelumnya 222 kejadian di tahun sebelumnya.
Meski ada peningkatan kejadian kebakaran, Satriadi mengklaim, respon penanganan terhadap insiden tersebut juga berlangsung dengan cepat.
Ia menyebut, Dinas Gulkarmat DKI telah membentuk Satuan tugas (Satgas) di masing-masing kelurahan yang memiliki tugas mengedukasi masyarakat terkait penanganan kebakaran.
Seperti memberikan pelatihan pemadaman api hingga memberikan sarana dan prasarana kebakaran mandiri seperti apar kepada masyarakat.
“Jadi yang menarik, angka kebakaran yang bisa dipadamkan oleh masyarakat ikut meningkat, karena ada pembinaan yang kami lakukan,” ujarnya.
| DAFTAR 5 Wilayah di Jakarta Rawan Kebakaran, Pagi Tadi Api Baru Mengamuk di Lebak Bulus |
|
|---|
| Ancaman di Balik Tren Mobil Listrik, DPRD DKI Soroti Sulitnya Padamkan Kebakaran Baterai |
|
|---|
| Kebakaran Rumah Tinggal di Lebak Bulus Jaksel, 1 Keluarga Selamat |
|
|---|
| Kepala Satpol PP DKI Cerita Penyebab Anak Buahnya Alami Darah Tinggi: Istirahatnya di Lorong |
|
|---|
| Akibat Korsleting, 3 Ruko di Cakung Jaktim Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/dugaan-penyebab-kebakaran-besar-di-permukiman-padat-penduduk.jpg)