Banjir di Jakarta
Terjebak Banjir dalam Rumah, Wanita Disabilitas di Semper Barat Dievakuasi Pakai Perahu Karet
Seorang wanita penyandang disabilitas, Ade Nurlianti (45), dievakuasi dengan perahu karet lantaran rumahnya terjebak banjir di Semper Barat, Cilincing
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Pebby Adhe Liana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Seorang wanita penyandang disabilitas, Ade Nurlianti (45), terjebak banjir di dalam rumahnya di RT 013 RW 04 Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (31/1/2024).
Ade sampai harus dievakuasi ke Rusun Embrio Semper Barat yang berlokasi tak jauh dari kediamannya lantaran sudah tak bisa beraktivitas hingga siang tadi.
Menggunakan perahu karet BPBD DKI Jakarta, Ade akhirnya diangkut dari rumahnya yang terendam air untuk sementara tinggal di rusun.
Ade mengatakan, banjir terjadi sejak Rabu pagi hingga membuat dirinya tak bisa ke mana-mana.
Sebab, Ade memiliki kelainan pada kakinya yang membuat dirinya tak bisa berjalan dengan normal.
"Memang kondisi saya nggak bisa keluar, harus dibantu, saya kan kakinya sakit, jadi nggak bisa jalan leluasa, apalagi kalau banjir, kalau banjir nggak bisa jalan leluasa," katanya.
Selain itu, Ade juga enggan membahayakan dirinya dengan kondisi rumah yang kemasukan air.
Ia khawatir apabila memaksakan diri berjalan di rumahnya yang penuh air dengan kaki yang sakit bisa membuatnya terjatuh.
"Kan masuk ke dalam ke ruangan itu saya nggak bisa jalan, licin soalnya kan, kalau ada air dikit aja takut kepeleset, bahaya, takut jatuh," katanya.
Ade lalu dijemput petugas BPBD DKI Jakarta pada Rabu siang ketika sedang bertahan di rumahnya yang kebanjiran bersama ibu, adik, dan keponakannya.
Ketika petugas tiba, Ade langsung dibantu menaiki perahu karet dengan membawa barang-barang keperluannya.
Saat ini, Ade sudah mengungsi di kediaman kerabatnya di Rusun Embrio Semper Barat sampai banjir di RW 04 Semper Barat surut total.
Adapun dalam proses evakuasi, petugas mengerahkan satu unit perahu karet untuk mendatangi rumah-rumah warga terdampak.
Warga pun diangkut satu per satu dan dibawa menggunakan perahu karet ke tempat pengungsian sementara, di Rumah Susun Embrio Semper Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ade-Nurlianti-dievakuasi-dari-rumah-yang-banjir.jpg)