Harga Beras Lagi Mahal! Simak Tips Ampuh Agar Nasi Awet dan Tidak Cepat Basi

Waduh harga beras hari ini, Selasa (6/2/2024) di tingkat nasional mengalami kenaikan. Simak tips agar nasi lebih awet dan tak mudah basi.

freepik.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAKARTA.COM - Waduh harga beras hari ini, Selasa (6/2/2024) di tingkat nasional mengalami kenaikan.

Berdasarkan harga panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), beras premium naik sebesar Rp 90 per kilogram (kg) menjadi Rp 15.590 per kg dibandingkan harga kemarin.

Kemudian, harga beras medium turun sebesar Rp 30 per kilogram (kg) menjadi Rp 13.590 per kg dibandingkan harga kemarin.

Meski demikian, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menetapkan HET beras dibagi berdasarkan pembagian wilayah, yakni zonasi wilayah yakni zona 1 untuk Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi.

Kemudian, untuk zona 2 untuk Sumatera selain Lampung, Sumsel, NTT, dan Kalimantan. Sementara zona 3 untuk Maluku dan Papua. Untuk HET beras medium zona 1 Rp 10.900, untuk zona 2 Rp 11.500, zona 3 Rp 11.800. Kemudian untuk beras premium zona 1 Rp 13.900, zona 2 Rp 14.400, dan zona 3 Rp 14.800 per kilogram.

Di tengah mahalnya harga beras, ternyata ada loh tips agar nasi yang kamu masak lebih awet!

Dilansir TribunJakarta dari Sajian Sedap berikut ini adalah tips agar nasi tak mudah basi dan berbau tak sedap:


1. Pilih beras yang berkualitas

Mengutip dari laman Leaf TV, amati beras sebelum Anda menanaknya menjadi nasi.

Jika beras mengandung kutu atau ulat, maka segera buang beras karena bisa dipastikan beras sudah busuk.

Kemudian cium aroma beras. Beras yang sudah mulai membusuk memiliki aroma yang sedikit menyengat.

Sedangkan beras yang masih baik-baik saja tak akan memiliki aroma apapun. Kemudian sentuh pula beras.

Jika beras terasa lembut, maka beras sudah terkontaminasi kelembaban sehingga rawan membusuk.

 

2. Rendam dan cuci beras

Rendam beras, biarkan kotorannya mengapung di permukaan air. Kotoran ini harus dibersihkan secara maksimal agar nasi tak mudah basi dan berbau busuk.

Setelah kotoran diambil atau dibuang, cuci beras sebanyak 2 hingga 3 kali sampai air cucian tak begitu keruh.


3. Gunakan air bersih

Gunakan air yang benar-benar bersih untuk menanak nasi.

Jika Anda ragu dengan air di lingkungan pemukiman Anda, gunakan saja air mineral yang sudah jelas kondisi kebersihannya.


4. Tambahkan beberapa bahan penyedap

Agar nasi beraroma wangi, Anda bisa menambahkan bumbu rempah seperti kayu manis, bawang putih, jintan, bunga lawang, jahe, dan masih banyak lagi.

Nasi yang diberi bumbu rempah ini akan beraroma wangi dan memancing selera makan.

Atau, Anda bisa pula menambahkan air perasan jeruk nipis atau air cuka ke dalam air rendaman beras.

Air jeruk nipis dan cuka bisa efektif membuat nasi lebih tahan lama dengan aromanya yang segar.

Sebelum memasak nasi, tambahkan air perasan dari setengah buah jeruk nipis ke dalam 2 hingga 3 cangkir takaran beras.

Selain lemon dan bahan rempah, Anda bisa pula menambahkan garam ke dalam air rendaman nasi.

Di samping membuat nasi lebih awet, garam juga bisa membuat nasi lebih putih dan kenyal.

Empat langkah di atas bisa digunakan untuk membuat nasi lebih tahan lama, tak mudah basi dan mengeluarkan aroma tak sedap.

Jangan pernah memakan nasi yang sudah berubah teksturnya. Ketika sudah mulai membusuk, nasi mengeluarkan bakteri bacillus cereus.

Bakteri ini memproduksi racun yang bisa menganggu saluran cerna Anda dan menyebabkan Anda mual, muntah, diare, juga sakit kepala.

 

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved