Anggota DPRD DKI Ingin Tahun Ini Seluruh Halte Transjakarta Bisa Segera Teraliri Air Bersih
Komisi B DPRD DKI Jakarta berharap seluruh halte Transjakarta di tahun ini bisa teraliri air bersih.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM - Komisi B DPRD DKI Jakarta berharap seluruh halte Transjakarta di tahun ini bisa teraliri air bersih.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Pandapotan Sinaga mengatakan, proyek itu sebetulnya bisa dikerjakan hanya dalam rentang waktu setahun atau selesai 2024.
Hal itu mengingat suplai dasar air bersih sudah ada di tepi jalan, sehingga PAM Jaya selaku pihak yang mengurusi air bersih di Jakarta bisa menyambungkan pipanya ke halte Transjakarta yang ada di median jalan.
Pandapotan mengatakan, suplai air bersih di fasilitas publik memang menjadi kewajiban Pemprov DKI Jakarta.
Tujuan utamanya tentu menghindari eksploitasi air tanah yang bisa menurunkan permukaan tanah dan berpotensi tercemar.
Selain itu, air perpipaan juga dianggap layak untuk digunakan.
“Air perpipaan ini lebih terjamin secara kesehatan karena sudah memenuhi standar Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 492 Tahun 2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum,” ujar Pandapotan, Senin (12/2/2024).
Berdasarkan informasi yang dia terima, saat ini baru 32 halte Transjakarta yang teraliri air bersih untuk fasilitas toilet mereka.
Sementara 112 halte lainnya masih dalam proses pemasangan.
“Jadi kalau semua halte yang besar telah tersuplai air bersih, tentu akan memudahkan keperluan penumpang, seperti toilet maupun ambil air wudhu untuk salat di musala halte,” ujar Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DKI ini.
Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.