Pilkada DKI 2024
Pengamat Bicara Peluang Heru Budi Maju Pilkada DKI Jakarta, Singgung Modal Dekat Jokowi
Pengamat bicara peluang Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2024. Singgung modal dekat Jokowi.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM - Pengamat politik berbicara mengenai peluang Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2024.
Diketahui, Heru menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta selama dua tahun mengisi kekosongan usai berakhirnya periode Anies Baswedan pada Oktober 2022 sampai berlangsungnya Pilkada serentak di November 2024.
Sebelumnya, Heru menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) dan pernah menjadi PNS di Pemprov DKI Jakarta.
Karenanya, Heru merupakan salah satu nama yang sempat masuk radar dalam Pilkada Jakarta 2024 mengingat dia adalah orang dekat Presiden Joko Widodo.
Namun menurut Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting, sulit bagi Heru untuk bisa maju di Pilkada Jakarta jika hanya bermodalkan dekat dengan Jokowi.
Sebab, kata dia, masih banyak nama lain yang juga orang dekat Jokowi dan popularitasnya lebih tinggi dari Heru.
Diantaranya, ada nama Ridwan Kamil yang sempat jadi sorotan mengenai baliho "OTW Jakarta" meski dia kini telah mengklarifikasi bahwa itu hanyalah promosi sebuah produk.
Selain itu, ada pula nama Kaesang Pangarep selaku putra bungsu Jokowi dan Ketua Umum PSI yang bisa saja dimajukan di Pilkada Jakarta kendati terhalang syarat usia.
"Kalau dia hanya karena orangnya Jokowi menurut saya itu kecil peluangnya. Karena kan di situ kan ada Ridwan Kamil yang lebih punya nama bahkan ada Kaesang," kata Ginting saat dimintai tanggapannya, Kamis (29/2/2024).
Selain itu, Heru Budi juga terkendala kendaraan politik, dimana bukan merupakan kader partai.
"Heru Budi juga kan persoalannya dia nggak punya partai," kata Ginting.
Hal senada disampaikan Pengamat politik dari UIN Jakarta, A Bakir Ihsan.
Salah satu kendala Heru untuk bisa maju di Jakarta yakni karena Heru bukanlah politisi.
"Karena dia basiknya bukan dari partai yang sangat tergantung pada sisi popularitas," kata Bakir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Penjabat-Pj-Gubernur-DKI-Heru-Budi-Hartono-didorong.jpg)