Banjir di Jakarta
Heru Budi Klaim Banjir yang Rendam Belasan Permukiman Warga DKI Cepat Surut
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono angkat suara soal banjir yang merendam belasan pemukiman warga pagi tadi, Jumat (15/3/2024).
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono angkat suara soal banjir yang merendam belasan pemukiman warga pagi tadi, Jumat (15/3/2024).
Heru mengklaim banjir tersebut cepat surut dan saat ini kondisinya masih cukup terkendali.
“Beberapa lokasi mengalami banjir tapi cepat surut ya. Saya pantau juga kondisinya masih aman,” ucapnya kepada awak media, Jumat (15/3/2024).
Meski demikian, Heru menyebut, pihaknya sudah memerintahkan jajarannya untuk tetap waspada terhadap potensi genangan.
Apalagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya hingga 18 Maret 2024 mendatang.
“Kita lihat nanti di Bogor apakah hujannya terus menerus sehingga ada banjir kiriman. Tapi tadi pagi di Kampung Melayu masih batas aman. Mudah-mudahan semua aman,” ujarnya.
Sebagai informasi, belasan RT di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur banjir pagi hari tadi.
Jakarta Timur jadi wilayah terdampak paling parah dengan jumlah daerah tergenang mencapai 14 RT.
Sedangkan, satu RT lagi berada di wilayah Jakarta Selatan.
Hingga pukul 08.00 WIB tadi, ketinggian genangan masih cukup bervariasi mulai dari 50 sentimeter hingga satu meter lebih.
Banjir tersebut terjadi akibat luapan Kali Ciliwung dan tingginya intensitas hujan yang mengguyur sejak Kamis (14/3/2024) malam.
Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Permukiman-warga-Kebon-Pala-Kampung-Melayu-terendam-banjir-luapan-Kali-Ciliwung-1.jpg)