Kecelakaan Hari Ini
Penyebab Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Tol Batang Terkuak, 2 dari 7 Korban Tewas Warga Bekasi
Terkuak penyebab kecelakaan Bus Rosalia Indah dari Bekasi tujuan Jawa Timur dii Km 370 ruas Tol Semarang-Batang di wilayah Kabupaten Kendal.
TRIBUNJAKARTA.COM - Terkuak penyebab kecelakaan Bus Rosalia Indah dari Bekasi tujuan Jawa Timur dii Km 370 ruas Tol Semarang-Batang di wilayah Kabupaten Kendal.
Sementara, empat korban selamat telah pulang dan diantar oleh manajemen Bus Rosalia Indah.
Lalu Humas RSI Weleri, Farid mengatakan, dari 7 korban meninggal dunia, baru 2 korban yang sudah diketahui asalnya.
Dua korban itu yakni Moh Mahsun warga Bekasi dan Zifana warga Cibitung.
“Yang lainnya belum terdata,” ujar Farid, melalui WhatsApp, kepada Kompas.com.
Apa penyebabnya?
Irjen Aan Suhanan mengatakan, kecelakaan maut Bus Rosalia Indah terjadi akibat sopir mengantuk karena kelelahan.
"Keterangan dari saksi, terutama pengemudi bus, ini keterangannya memang dari awal sudah kelelahan. Kemungkinan terjadi microsleep maka terjadi kecelakaan tunggal," kata Aan.
Irjen Aan Suhanan menambahkan, kronologi kecelakaan bermula saat Bus Rosalia Indah bernomor polisi AD 7019 OA melaju dari arah barat ke timur atau Jakarta menuju Semarang.
Sesampai di KM 370, bus tiba-tiba keluar dari jalan.
Bus kemudian masuk ke parit sepanjang 200 meter.
“Menurut pengakuan sopir, sopir ini mengantuk sehingga mengakibatkan kendaraan tersebut keluar jalur,” jelasnya.
Irjen Aan menambabkan, bus tersebut mengangkut 34 penumpang, termasuk 1 orang sopir dan 1 orang kondektur.
Saat ini, sopir dan kondektur masih menjalani perawatan dan belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.
"Sopir sempat terjepit karena insiden ini. Masih trauma," ujarnya.
Kesaksian Korban Selamat
Salah satu penumpang selamat, Indah mengatakan, kecelakaan berlangsung sangat cepat.
Saat perjalanan, tiba-tiba saja bus menabrak pembatas jalan dan menyeberang ke ruas jalan yang berlawanan hingga masuk ke parit.
"Itu bus entah ngeblong entah sopir ngantuk, langsung glodak glodak, jempalit ke parit," ujar Indah di Rumah Sakit Weleri, Kendal, dikutip dari tayangan Kompas TV.
Warga asal Bekasi, Jawa Barat, ini menyebut ada anak kecil yang meninggal dalam kecelakaan tersebut.
"Enggak ada nabrak, murni kecelakan tunggal, tapi di dalam ada yang meninggal, ada anak kecil. Kondisi saya memang melek (sadar), makanya saya tahu, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, langsung gelap," kata Indah.
Dapatkan Informasi lain dari TribunJakarta.com via saluran Whatsapp di sini.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.