5 Standar Kecantikan Teraneh di Dunia, Benar-benar di Luar Nalar!
Cantik enggak melulu harus kurus, tinggi, langsing, contohnya beberapa negara ini. Mereka punya standar kecantikan unik tersendiri.
Tradisi ini sudah ada sejak zaman dahulu, serta dianggap sebagai standar kecantikan bagi perempuan di sana.
Tato dibuat menggunakan tinta hitam atau biru tua, dan digambar membentuk pola yang disebut Ta-Mako di area wajah.
Selain itu, tato di wajah juga dianggap sebagai identitas atau tanda seseorang dalam kelompok suku Māori.
Tak cuma perempuan, tradisi menato wajah juga terjadi pada lelaki dari suku Maori ini.
Hal ini diterima oleh lelaki pada masa transisi mereka dari anak-anak menuju dewasa.
3. Luka Pahatan di Tubuh - Suku Karo Ethiopia
Baik lelaki maupun perempuan suku Karo di Ethiopia menggores tubuhnya untuk tujuan berbeda.
Untuk lelaki, goresan di dada menunjukkan keberhasilan dalam perang.
Sementara bagi perempuan, goresan di tubuh sepenuhnya untuk terlihat cantik. Goresan dibuat dengan cara memahat tubuh menggunakan benda tajam seperti pisau atau pecahan kaca.
Setelah itu, mereka mengoleskan kombinasi sari tetumbuhan dan bahan berwarna gelap seperti arang atau bubuk mesiu ke atas luka pahatan.
4. Wanita Obesitas - Mauritania
Jika kegemukan menjadi momok buruk bagi sebagian negara, tapi tidak dengan Mauritania.
Di Mauritania, lipatan lemak dan stretch marks adalah kecantikan idela bagi perempuan di sana.
Untuk mendapatkan standar kecantikan seperti itu, para gadis dipaksa mengonsumsi 16 ribu kalori per hari sejak kecil oleh orang tua mereka.
5. Telinga Panjang - Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ilustrasi-wanita-gemuk-obesitas-cantik.jpg)