Aktor Dorman Borisman Meninggal Dunia

Keluarga Dorman Borisman Sempat Kesulitan Cari RS untuk Operasi Amputasi

Pihak keluarg Dorman Borisman sempat kesulitan mendapat ruang perawatan di rumah sakit rujukan wilayah DKI Jakarta.

Tayang:
Penulis: Bima Putra | Editor: Pebby Adhe Liana
Kolase TribunJakarta.com
Aktor senior Kardiman Dorman Borisman atau Dorman Borisman meninggal dunia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Pihak keluarga aktor senior Kardiman Dorman Borisman (73) sempat kesulitan mendapat ruang perawatan di rumah sakit rujukan wilayah DKI Jakarta.

Istri Dorman, Sukowati mengatakan sempat kesulitan mendapat rumah sakit saat sang suami hendak melakukan operasi tindakan amputasi pada bagian kaki beberapa waktu lalu sebelum meninggal dunia.

Kala itu, dokter menyatakan Dorman yang mengidap Strok, diabetes, dan dekubitus harus menjalani tindakan amputasi karena pergelangan kaki patah dan jari-jari kaki sudah menghitam.

"Saya berusaha cari rumah sakit, ternyata rumah sakit di mana-mana lagi penuh, katanya musim DBD (demam berdarah dengue)," kata Sukowati di Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (7/5/2024).

Dalam beberapa waktu terakhir memang terjadi lonjakan kasus DBD di Jakarta akibat gigitan nyamuk aedes aegypti, hal ini diduga memengaruhi ketersediaan ruang perawatan di RS.

Walau demikian, Sukowati yang mendampingi perawatan Dorman sejak awal berjuang melawan penyakit Strok tak putus asa mencari rumah sakit.

Hingga akhirnya pemain film Manusia 6.000.000 dollar tersebut lalu dibawa ke RS TK. II Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur, sebagai pasien yang masuk melalui ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Jadi lewat IGD karena enggak ada rujukan. Dirawat sekitar tiga hari untuk perbaikan HB segala macam. Hari Selasa (30/4/2024) diputuskan untuk dilakukan amputasi," ujarnya.

Sukowati menuturkan, meski sebelum menjalani operasi amputasi kondisi sang suami sudah lemah.

Tapi setelah mendapati penanganan dari tim dokter, kondisinya kemudian membaik.

Sayangnya kondisi Dorman kembali memburuk sehingga harus menggunakan alat bantu pernapasan yang dipasang pada dada, lalu puncaknya pada Selasa (7/5/2024) dinyatakan kritis oleh tim dokter.

"Saya percaya dokter sudah melakukan terbaik. Tapi akhirnya pada hari ini pagi-pagi, saya datang jam 07.00 WIB sudah enggak buka mata, lemah, saya ngajiin enggak respon," tuturnya.

Dorman menghembuskan napas terakhir di ruang perawatan RS TK. II Ridwan Meuraksa dalam pendampingan sang istri.

Jenazahnya lalu disemayamkan di rumah duka.

Rencananya pada Rabu (8/5/2024) siang ini jenazah Dorman Borisman akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Dapatkan Informasi lain dari TribunJakarta.com via saluran Whatsapp di sini.

Baca berita dan artikel menarik dari TribunJakarta.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved