Viral di Media Sosial

VIRAL Pasukan Ojol Geruduk Tukang Tambal Ban Diduga Sebar Ranjau Paku, Begini Pengakuan Saksi Mata

Video bernarasikan pasukan ojek online (ojol) menggeruduk tukang tambal ban yang diduga sebar ranjau paku viral. Begini pengakuan saksi mata.

Kolase Foto TribunJakarta/Kompas.com/Instagram Jakarta.Terkini
Kolase Foto tukang tambal ban diduga sebar ranjau paku dan lokasi kejadian di Jalan MT Haryono. Video bernarasikan pasukan ojek online (ojol) menggeruduk tukang tambal ban yang diduga sebar ranjau paku viral. Begini pengakuan saksi mata. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Video bernarasikan pasukan ojek online (ojol) menggeruduk tukang tambal ban yang diduga sebar ranjau paku viral di media sosial.

Keterangan video tersebut menyebutkan lokasi kejadian berada di Jalan MT Haryono, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur pada Sabtu (11/5/2024).

"Oknum tukang tambal ban tersebut tidak berkutik ketika digrebek ojol dan relawan. Di lokasi tersebut juga ditemukan barang bukti paket ranj4u jari-jari payung yang siap ditebarkan," tulis akun instagram @Jakarta.Terkini dikutip TribunJakarta pada Senin (13/5/2024).

Ranjau itu disimpan dalam plastik hitam dan putih. Kemudian bungkusan itu diselipkan di batu.

Oknum tambal ban yang mangkal di pinggir jalan itu akhirnya mengaku bahwa ranjau paku tersebut miliknya setelah diinterogasi.

Dikutip dari Kompas.com, warga sekaligus saksi mata, Christofer Taliwongso mengungkapkan kronologi peristiwa yang terjadi sekira pukul 16.00 WIB.

Awalnya, driver ojek online yang ban sepeda motornya mengalami bocor.

Driver tersebut mendorong sepeda motornya dari depan Indomobil Hino MT Haryono hingga bertemu tukang tambal ban yang mangkal di pinggir jalan.

"Nah, dia (ojek online) ini cek-cek. Pas disusuri, 'nah, ini apa nih?'. Barang bukti ketemu (ranjau paku di dalam bungkus plastik)," kata Christofer saat ditemui di Jalan Letjen MT Haryono, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/5/2024).

Setelah mendapatkan barang bukti, driver ojek online tersebut memanggil teman-temannya hingga akhirnya penggerudukan terhadap tukang tambal ban terjadi.

"Karena ada pengancaman kan, ancamannya itu pas mau ambil barang bukti itu, cekcok. Habis itu (saat penggerudukan), adiknya tukang tambal ban dipukul," ujar dia.

Karena ramai-ramai, ojek online, dan warga setempat membawa tukang tambal ban ini ke Polsek Jatinegara.

"Sampai hari Sabtu sore, orannya (tukang tambal ban) tidak bersalah, karena enggak ada barang bukti video saat dia (tukang tambal ban) tebar (ranjau). Terus, enggak ada korban yang mengakui kalau itu pelakunya," kata Christofer.

"Ya sudah, usai dari Polsek ini, dibawa ke Pos RW, biar diusir, biar enggak pangkal di situ lagi, disuruh pindah.

Nah, barang-barang tambal ban ditaruh sini (dekat Rusun Bidara Cina)," pungkas Christofer.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved