Cerita Kriminal

Bupati Pati Bantah Sukolilo Kampung Maling, Tapi Polisi Sita 33 Kendaraan Bodong

Setelah stigma Kampung Bandit melekat ke wilayah Sukolilo, polisi menggelar razia besar-besaran menyasar kendaraan bodong

TRIBUNJAKARTA.COM - Setelah peristiwa bos rental mobil asal Jakarta tewas dikeroyok dan mobilnya dibakar,kawasan Sukolilo, Kecamatan Sumbersoko, Kabupaten Pati, kini dicap sebagai Kampung Bandit.

Hal itu dilihat dari tanda pada Google map. Ada pihak yang mengganti sejumlah titik di Sukolilo sebagai Kampung Bandit.

Jika lokasi peta diarahkan ke wilayah Pati dan kata kunci Kampung Bandit diketikkan di kolom pencarian, maka akan muncul empat titik di Desa Sumbersoko yang ditandai sebagai Kampung Bandit.

Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, pun angkat bicara terkait cap negatif kampung di wilayahnya.

Mulanya ia mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Burhanis (52), bos rental mobil yang tewas dikeroyok ity.

"Tentunya apa yang terjadi menjadi pelajaran bagi kita semua, baik di Pati maupun daerah lain," kata dia, Rabu (12/6/2024), dikutip dari TribunMuria.

Mengenai stigma yang beredar bahwa Sukolilo sarang bandit, Henggar menepisnya.

"Sukolilo dianggap di situ Kampung Bandit, kondisi ini kita turut prihatin, tapi tidak demikian yang sebenarnya, karena semua kondisinya baik-baik saja," ucap dia.

Henggar mengatakan, saat ini pihaknya bersama para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai elemen lain melakukan komunikasi dan koordinasi secara intens.

Hal ini untuk memberikan pemahaman pada masyarakat luas, sehingga masalah serupa tidak sampai  terjadi lagi di kemudian hari.

Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro dan peta Kampung Bandit.
Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro dan peta Kampung Bandit.

Dia berharap upaya tersebut bisa memperbaiki keadaan, dan stigma Sumbersoko, Sukolilo, Pati, sebagai Kampung Bandit, pelan-pelan dapat terkikis.

"(Kasus kemarin) ini kita kayak kecolongan, tapi prinsipnya tidak ada permasalahan, semua coba kita pulihkan."

"Dan sekarang sudah ada beberapa tersangka diamankan, kami juga memantau perkembangannya," tutur Henggar.

Dia berharap kegaduhan ini tidak berimbas buruk terhadap iklim investasi di Kabupaten Pati yang selama ini sudah baik.

"Iklim investasi di Pati yang sudah baik, mudah-mudahan tidak terpengaruh semua ini."

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved