Parenting

Apa Penyebab Pneunomia Pada Anak? Waspada Jika Si Kecil Alami Beberapa Gejala Ini

Ibu perlu mewaspadai ketika si kecil batuk pilek yang tak kunjung sembuh. Cek gejala-gejala lainnya.

Editor: Siti Nawiroh
Freepik
Ilustrasi batuk. Ibu perlu mewaspadai ketika si kecil batuk pilek yang tak kunjung sembuh. Cek gejala-gejala lainnya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang rentan dialami anak-anak.

Pneumonia adalah radang akut yang menyerang jaringan dan sekitarnya, serta merupakan manifestasi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Ibu perlu mewaspadai ketika si kecil batuk pilek yang tak kunjung sembuh.

Apalagi jika si kecil mengalami batuk yang disertai dengan nyeri dada, karena kondisi tersebut bisa saja menjadi tanda pneumonia.

Menurut dr. Nirmalia Husin, Sp.A, dokter spesialis anak Kehamilan Sehat Serpong dikutip dari TribunHealth, pneumonia juga bisa menyerang anak kecil tidak hanya orang dewasa.

Penyebabnya adalah sistem imunitasnya masih lemah dan belum terbentuk sempurna.

Lemahnya imunitas atau daya tahan tubuh anak juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya tidak mendapat ASI, imunisasi yang kurang lengkap, kurang tercukupinya gizi, infeksi tertentu seperti HIV dan campak, serta terlahir prematur.

Penyebab pneumonia didapatkan dari berbagai macam virus, bakteri, dan jamur.

Jenis bakteri yang paling sering menyebabkan pneumonia pada anak adalah pneumokokus (Streptococcus pneumonia), HiB (Haemophilus influenza type-B), dan stafilokokus (Staphylococcus aureus).

Selain itu, jenis virus yang menyebabkan pneumonia pada anak diantaranya rhinovirus, respiratory syncytial virus (RSV) atau virus influenza.

Disamping itu, virus campak juga dapat menyebabkan komplikasi berupa pneumonia.

KLIK SELENGKAPNYA:Pengin Berat Badan Si Kecil Naik Optimal? Mama Papa Coba Deh Pijat Bayi
KLIK SELENGKAPNYA:Pengin Berat Badan Si Kecil Naik Optimal? Mama Papa Coba Deh Pijat Bayi

“Gejala pneumonia pada anak dapat dilihat jika anak mengalami sesak yang ditandai dengan peningkatan frekuensi napas. Setiap kali anak mengambil napas, akan tampak tarikan dinding dada pada bagian bawah dadanya.” ujar dr. Nirmalia.

Gejala pneumonia lainnya pada anak:

- Rasa nyeri saat batuk
- Demam
- Muntah
- Batuk berlendir
- Kesulitan makan dan minum
- Diare
- Kelelahan
- Kejang atau penurunan kesadaran

Jika anak sudah mengalami gejala-gejala pneumonia, sebaiknya Ibu segera melakukan pemeriksaan ke dokter anak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved