Influencer Parenting Aniaya Balita

Staf Pengasuh di Daycare Depok Dikenal Sabar, tapi Pemiliknya Meita Irianty Aniaya Anak Tak Berdosa

Guru-guru sekaligus pengasuh yang bekerja di Wensen School dikenal baik oleh orangtua siswa. Namun berbanding terbalik dengan pemiliknya.

|
Editor: Siti Nawiroh

TRIBUNJAKARTA.COM - Guru-guru sekaligus pengasuh yang bekerja di Wensen School Indonesia dikenal baik oleh orangtua siswa.

Namun hal itu berbanding terbalik dengan kelakuan pemiliknya, Meita Irianty yang melakukan penganiayaan kepada anak yang dititipkan Wensen School.

Diketahui Wensen School merupakan sekolah milik Meita Irianty. Di sana tak cuma ada daycare, tetapi PAUD hingga TK.

Penganiayaan itu menimpa anak berusia 2 tahun dan bayi 9 bulan yang dititipkan orangtau di daycare.

Meita Irianty alias Tata kini sudah ditangkap pihak kepolisian dan dijadikan tersangka.

Kepada TribunJakarta.com, salah seorang orangtua murid berinsial N menyayangkan kejadian itu terjadi.

Apalagi pelakunya merupakan pemilik sekolah itu sendiri.

Padahal, dikatakan N, tim pengajar sekaligus pengasuh di Wensen School baik dan sabar.

"Kalau untuk guru-gurunya ramah dan sabar," kata N.

Anak N pernah beberapa kali ikut kelas di Wensen School, tapi kini tidak lagi.

N mengaku tak pernah meninggalkan anaknya sendiri di sekolah, selalu ditemani olehnya.

Bahkan N kerap mengintip dari pintu ketika sang anak belajar di dalam.

lihat fotoKLIK SELENGKAPNYA: Tak cuma balita, seorang influencer parenting di Depok diduga injak hingga pukul bayi yang sedang tengkurap.
KLIK SELENGKAPNYA: Tak cuma balita, seorang influencer parenting di Depok diduga injak hingga pukul bayi yang sedang tengkurap.

"Anakku kalau sekolah didampingi dan kalaupun bu gurunya nyuruh aku di luar pasti aku tengok lewat pintu,"

"Jadi ku pastikan anakku aman," katanya.

Lebih lanjut, N mengaku tak kenal dengan Tata.

Hanya sekali N melihat Tata secara langsung ketika mengantar anaknya sekolah.

"Pernah ketemu, tapi dia langsung ke ruang guru bukan ke kelas," ucapnya.

Mual-mual saat ditampilkan depan awak media

Meita Irianty terlihat mual saat ditampilkan sebagai tersangka penganiayaan anak dalam jumpa pers di Mapolres Metro Depok, Kamis (1/8/2024).

Mengenakan baju tahanan berwrna oranye, celana hijau, sandal jepit merah, dan tangan tak diborgol, Meita hanya bisa tertunduk saat dicecar sejumlah pertanyaan oleh awak media.

Influencer Parenting Meita Irianty yang tersandung kasus penganiayaan balita di Polres Metro Depok, Kamis (1/8/2024)
Influencer Parenting Meita Irianty yang tersandung kasus penganiayaan balita di Polres Metro Depok, Kamis (1/8/2024) (Kolase Tribun Jakarta)

Meita yang juga merupakan parenting influencer ini kemudian dihadapkan ke sebuah banner sebelum jumpa pers berlangsung. Dia juga didampingi oleh dua orang polisi wanita.

Saat menunggu berlangsungnya jumpa pers, Meita tampak mual. Salah satu polisi sempat mempersilakan tersangka duduk mengingat kondisinya tengah mengandung empat bulan.

Bukan hanya itu, polisi juga mengambil sebuah kantong plastik bening untuk berjaga-jaga jika tersangka hendak muntah.

Sepanjang jumpa pers berlangsung, Meita juga terlihat mual. Beberapa kali dia mengarahkan kantong plastik ke arah mulutnya.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved