Olimpiade 2024
GREGORIA Dapat Medali Perunggu Olimpiade 2024 Tanpa Harus Main, Carolina Marin Angkat Bendera Putih
Gregoria Mariska Tunjung dipastikan mendapatkan medali perunggu Olimpiade 2024 tanpa harus bermain.
TRIBUNJAKARTA.COM - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung dipastikan mendapatkan medali perunggu Olimpiade 2024 tanpa harus bermain.
Jorji, panggilan akrab Gregoria, meraih medali perunggu karena lawan yang bakal dihadapi yakni Carolina Marin memutuskan mundur dari Olimpiade.
Hal itu disebabkan karena Carolina Marin mengalami cedera saat berhadapan dengan wakil China, He Bingjiao di babak semifinal Olimpiade 2024.
Carolina Marin sejatinya sudah unggul di set pertama dengan skor 21-14.
Namun di gim kedua dia mundur di tengah permainan karena cedera.
Atlet asal Spanyol itu memutuskan angkat bendera putih alias mundur karena kondisinya tak bisa dipaksakan tampil di Olimpiade 2024.
Cedera yang dialami Carolina Marin, memberikan keuntungan secara tidak langsung kepada Gregoria Mariska Tunjung.
Sebab dalam laporan badmintontalk, Jorji, sapaan akrab Gregoria Mariska Tunjung, resmi merengkuh keping medali perunggu secara otomatis.
Dia menjadi atlet pertama Indonesia yang menyumbangkan medali bagi Indonesia di Olimpiade Paris 2024.
Gregoria tidak perlu berkeringat untuk mengamankan tempat ketiga di nomor tunggal putri.
Profil Gregoria Mariska
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia itu memiliki nama lengkap Gregoria Mariska Tunjung Cahyaningsih.
Gregoria Mariska lahir pada 11 Agustus 1999 di Wonogiri, Jawa Tengah.
Ia adalah pemain Pelatnas Cipayung sejak 2013 bersama Hana Ramadhini dan Fitriani.
Jorji mencetak sejarah sebagai juara tunggal putri Kejuaraan Dunia Junior BWF 2017 yang berlangsung di Yogyakarta.
Selain itu, Gregoria juga meraih medali perak di Kejuaraan Asia Junior 2016 di Bangkok, Thailand.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/dadah-gregoria.jpg)