Seputar Mama

Mengenal 4 Jenis Alat Kontrasepsi, Simak Juga Tips Memilih Yang Tepat

Alat kontrasepsi adalah cara atau metode yang bertujuan untuk mencegah pembuahan sehingga tidak terjadi kehamilan.

Tayang:
Editor: Siti Nawiroh
Kompas.com
Ilustrasi kondom. Alat kontrasepsi adalah cara atau metode yang bertujuan untuk mencegah pembuahan sehingga tidak terjadi kehamilan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Simak beberapa jenis alat kontrasepsi serta tips memilih yang cocok.

Alat kontrasepsi adalah cara atau metode yang bertujuan untuk mencegah pembuahan sehingga tidak terjadi kehamilan.

Alat kontrasepsi bisa berupa obat, prosedur bedah, atau alat fisik yang digunakan oleh pria atau wanita.

Ada beberapa jenis alat kontrasepsi yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan, yaitu mulai dari kondom, pil KB, kontrasepsi suntik, IUD, dan implan.

Merangkum laman Medical News, berikut jenis-jenis alat kontrasepsi dan efektivitasnya:

1. Pil KB

Salah satu metode yang umum digunakan adalah pil KB.

Ada dua jenis pil KB yang tersedia, yaitu kombinasi estrogen dan progestin atau progesteron, serta pil KB yang hanya progestin saja.

2. Kontrasepsi suntik

Di Indonesia, ada dua jenis kontrasepsi suntik, yaitu KB suntik setiap satu bulan yang injeksi per tiga bulan sekali.

lihat fotoKLIK SELENGKAPNYA: Anak Tiba-tiba Menyendiri Bisa Jadi Tanda Korban Kekerasan, Ini 8 Ciri Lainnya
KLIK SELENGKAPNYA: Anak Tiba-tiba Menyendiri Bisa Jadi Tanda Korban Kekerasan, Ini 8 Ciri Lainnya

Pada kontrasepsi suntik, ahli kesehatan menyuntikan hormon progesteron di area bokong wanita untuk mencegah terjadinya kehamilan.

Ibu menyusui yang ingin menggunakan KB suntik biasanya dianjurkan memilih suntik per tiga bulan karena tidak memengaruhi produksi dan kualitas ASI.

3. IUD

IUD adalah alat kontrasepsi yang ditempatkan di dalam rahim dan dapat bertahan selama beberapa tahun, tergantung pada jenisnya.

IUD hormonal dan non-hormonal tersedia, memberikan fleksibilitas dalam pemilihan sesuai dengan preferensi pengguna.

Tingkat efektivitas IUD sangat tinggi dan mereka adalah salah satu opsi kontrasepsi yang paling tahan lama.

4. KB Implan

KB implan adalah alat kontrasepsi berbentuk tabung kecil mirip korek api yang diletakkan di di bawah kulit lengan atas.

KB ini melepaskan hormon progesteron secara perlahan untuk mencegah ovulasi dan mengubah lendir serviks sehingga sulit terjadi pembuahan.

KB implan efektif mencegah kehamilan selama tiga tahun.

Kelebihan KB implan yaitu tidak memengaruhi ASI dan mengganggu hubungan intim.

Setiap alat kontrasepsi memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing.

Mama bisa pertimbangkan sesuai dengan kebutuhan, kenyamanan, dan efektifitas.

1. Konsultasi dengan profesional kesehatan

Langkah pertama yang paling pentingn untuk memilih kontrasepsi adalah berkonsultasi dengan profesional kesehatan, seperti dokter atau perawat.

Dokter ahli akan membantu menilai kesehatan Anda secara keseluruhan dan memberikan saran yang sesuai dengan kondisi tubuh dan riwayat kesehatan Anda.

2. Perhatikan efek samping

Beberapa metode KB dapat memiliki efek samping yang berbeda-beda pada setiap individu.

Pertimbangkan kondisi kesehatan Anda dan carilah metode yang tidak hanya efektif, tetapi juga cocok dengan tubuh Anda.

3. Faktor usia dan kesejahteraan

Usia dapat memengaruhi pilihan kontrasepsi.

Wanita yang sudah melalui masa reproduksi aktif dan ingin mencegah kehamilan mungkin memilih metode kontrasepsi yang berbeda dibandingkan dengan mereka yang masih berencana untuk memiliki anak di masa depan.

4. Gaya hidup

Gaya hidup seseorang juga memainkan peran penting dalam pemilihan metode kontrasepsi.

Seseorang yang memiliki hubungan monogami mungkin memilih metode kontrasepsi yang berbeda dibandingkan dengan seseorang yang berganti-ganti pasangan.

5. Efektivitas kontrasepsi

Beberapa metode KB memiliki tingkat efektivitas yang berbeda.

Misalnya, metode suntikan hormonal atau IUD sering kali lebih efektif dibandingkan dengan metode yang mengandalkan kedisiplinan pengguna, seperti kondom.

6. Aspek biaya

Biaya juga dapat menjadi faktor penting dalam pemilihan metode kontrasepsi.

Beberapa metode mungkin memerlukan biaya tambahan, seperti pemasangan IUD atau pembelian pil kontrasepsi.

7. Tinjau pilihan secara berkala

Keputusan tentang penggunaan alat kontrasepsi tidak bersifat permanen. Kondisi kesehatan, preferensi, dan situasi kehidupan dapat berubah seiring waktu.

Oleh karena itu, penting untuk secara berkala meninjau kembali pilihan kontrasepsi Anda dengan profesional kesehatan.

Dalam menentukan metode kontrasepsi yang cocok, penting untuk melakukan evaluasi yang cermat dan mendalam.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved