Parenting

Ciri-ciri Strict Parent, Apa Dampak Jangka Panjangnya Bagi Anak?

Strict parents adalah pola pengasuhan ketat dari orang tua yang melibatkan berbagai aturan dan pembatasan yang kaku terhadap anak. 

Editor: Siti Nawiroh
Freepik
ILUSTRASI. Ciri-ciri strict parent, apa ya dampak panjangnya pada anak? Strict parents adalah pola pengasuhan ketat dari orang tua yang melibatkan berbagai aturan dan pembatasan yang kaku terhadap anak.  

TRIBUNJAKARTA.COM - Ciri-ciri strict parent, apa ya dampak panjangnya pada anak?

Strict parents adalah pola pengasuhan ketat dari orang tua yang melibatkan berbagai aturan dan pembatasan yang kaku terhadap anak. 

Kekakuan tersebut dapat berupa perilaku, pilihan, aktivitas, ideologi, hingga rutinitasnya.

Definisi ketat sendiri berkembang dan cenderung merujuk pada pola asuh yang tidak bisa dinegosiasikan oleh anak, atau dapat dipahami sebagai otoriter.

Meski belum ada definisi formal strict parents, tetapi ada beberapa ciri umumnya. 

Salah satu cirinya adalah aturan ketat yang tidak bisa ditawar oleh anak.

Dikutip dari the asian parent, ada beberapa ciri-ciri lain strict parents:

1. Adanya kontrol penuh orangtua. Tidak ada bentuk hubungan memberi dan menerima.

2. Strict parents biasanya mempunyai aturan yang harus dipatuhi.

3. Kepatuhan anak adalah mutlak dan dinilai sama dengan cinta. Ketika anak tidak patuh, orangtua menganggap anak tidak sayang keluarga.

4. Tidak ada pilihan komunikasi secara terbuka antara anak dan orangtua.

lihat fotoKLIK SELENGKAPNYA: Apa Itu Emesis Gravidarum? Kondisi yang Dialami Meita Irianty Penganiaya Anak hingga Dibawa ke RS
KLIK SELENGKAPNYA: Apa Itu Emesis Gravidarum? Kondisi yang Dialami Meita Irianty Penganiaya Anak hingga Dibawa ke RS

5. Penerapan hukuman atau sanksi jika anak tidak patuh.

Penelitian menunjukan kebanyakan orang berpikir pengasuhan yang ketat menghasilkan anak-anak yang berperilaku lebih baik.

Studi penelitian tentang disiplin secara konsisten menunjukan pengasuhan anak ketat atau otoriter sebenarnya menghasilkan anak yang harga diri yang lebih rendah. 

Anak juga berpotensi berperilaku lebih buruk dari anak lainnya.

Pola asuh yang ketat justru menimbulkan masalah perilaku pada anak.

Apa dampak jangka panjang pada anak?

1. Kepuasan hidup lebih rendah

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved