Waspada Monkeypox Bisa Menular Lewat Sentuhan Hingga Hubungan Seksual! 59 Kasus Terjadi di Jakarta
Waspada Monkeypox Bisa Menular Lewat Sentuhan Hingga Hubungan Seksual! 59 Kasus Terjadi di Jakarta
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Pebby Adhe Liana
Per-tanggal 10 Januari 2023, dilaporkan ada 84.415 kasus konfirmasi mpox terjadi di 110 negara.
Bisa menular lewat hubungan seksual dan sentuhan
Penyakit monkeypox bisa dengan mudah menular.
Penularan kepada manusia terjadi melalui kontak langsung dengan hewan ataupun manusia lainnya yang sudah terinfeksi virus.
Selain itu, penyebaran juga bisa terjadi melalui benda yang terkontaminasi oleh virus tersebut.
Virus bisa masuk ke dalam tubuh melalui lesi kulit yang luka/terbuka, saluran pernapasan, atau selaput lendir seperti mata, hidung, atau mulut.
Di negara endemis, mpox kemungkinan bersirkulasi antara hewan mamalia, dengan sesekali menyebar ke manusia.
Penularan ke manusia dapat terjadi melalui gigitan atau cakaran, mengolah daging hewan liar, kontak langsung dengan cairan tubuh penderita.
Akan tetapi sejak wabah menyebar tahun 2022, penularan mpox utamanya terjadi dari manusia ke manusia.
Berikut cara penyebaran penyakit Mpox atau monkeypox dari manusia ke manusia:
- Penularan melalui kontak erat dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi.
- Penularan melalui droplet bisa terjadi walau biasanya membutuhkan kontak erat yang lama. Oleh karenai itu anggota keluarga yang tinggal serumah atau kontak erat dengan kasus berisiko lebih besar untuk tertular.
- Menular lewat cairan tubuh pada ruam dan koreng (seperti cairan nanah atau darah dari lesi kulit).
- Pakaian, tempat tidur, handuk atau peralatan makan/piring yang telah terkontaminasi virus dari orang yang terinfeksi juga dapat menulari orang lain.
- Mpox dapat menyebar melalui kontak langsung kulit ke kulit atau membran mukosa termasuk saat berhubungan seks baik saat berciuman, sentuhan, seks oral, atau penetrasi dengan seseorang yang memiliki gejala. Terkadang, gruam ditemukan pada alat kelamin dan mulut yang kemungkinan berkontribusi terhadap penularan selama kontak seksual.
- Penularan juga dapat terjadi melalui plasenta dari ibu ke janin (yang dapat menyebabkan mpox bawaan) atau kontak erat selama dan setelah kelahiran. Walau demikiann, belum diketahui apakah infeksi dapat menyebar melalui cairan ketuban, ASI atau darah. Studi diperlukan untuk lebih memahami risiko ini.
Masa penularan dapat bervariasi, namun umumnya masa penularan dimulai saat gejala hingga krusta mengelupas, dan lapisan kulit baru terbentuk. Biasanya, proses ini terjadi dalam waktu antara 2-4 minggu.
Adapun masa inkubasi (interval dari infeksi sampai timbulnya gejala) mpox biasanya terjadi selama 6 – 13 hari, atau berkisar dari 5 – 21 hari.
Gejala infeksi tersebut umumnya terbagi dalam 2 fase:
1. Fase akut atau prodromal 0 – 5 hari
Beberapa gejala muncul bisa berupa demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening), nyeri punggung, nyeri otot, dan kelelahan yang terus menerus.
Limfadenopati dapat dirasakan di leher, ketiak atau selangkangan/lipatan paha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/cacar-monyet.jpg)