Kecelakaan Beruntun Truk Tangki di Plumpang Tewaskan 5 Orang, Heru Budi Langsung Panggil Dishub

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono buka suara soal kecelakaan maut yang melibatkan truk tangki solar di Jalan Plumpang Semper Raya, Koja.

Tayang:

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono buka suara soal kecelakaan maut yang melibatkan truk tangki solar di Jalan Plumpang Semper Raya, Koja, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Heru bilang, dirinya sudah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk melakukan langkah-langkah evaluasi supaya insiden serupa tak terjadi di kemudian hari.

“Kami evaluasi bersama-sama Dishub dan Dirlantas (Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya) bagaimana supaya ini tidak terjadi lagi,” ucapnya, Jumat (6/9/2024).

Orang nomor satu di Jakarta ini pun turut mengingatkan para pengguna jalan untuk mentaati peraturan lalu linta, rambu-rambu jalan, hingga arahan petugas saat berkendara.

“Pertama yang paling utama itu para pengguna lalu lintas harus disiplin,” kata eks Wali Kota Jakarta Utara ini.

Sebagai informasi, kecelakaan beruntun yang terjadi pada Rabu (4/9/2024) kemarin itu menewaskan lima orang pengendara.

Pasalnya, truk tangki bermuatan solar tersebut sempat menabrak sejumlah kendaraan sebelum akhirnya berhenti dalam kondisi tertambat di trotoar.

Lima orang korban tewas itu ialah Sawiji (57), sopir truk yang beralamat di Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kemudian, Sri Rahmawati (36), pengendara motor yang berdomisili di Semper Barat, Cilincing dan seorang pelajar bernama Azhar (14).

Sedangkan, dua korban lainnya, yaitu Siti Mariah (31) meninggal di rumah sakit dan Ani Roslina alias Lina meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit setelah berhasil dievaluasi dalam kondisi kritis dari bawah truk.

Tak hanya itu, sebanyak tujuh korban lainnya mengalami luka-luka, yaitu Hasyim Nawawi (37), Ata Rizki (3), Neneng (80), Aminah (30), dan Titin (80) yang dirawat di RS Koja.

Sementara Tegar (13) dan Ilham Syarifudin (30) dirawat di RS Mulyasari.

Kanit Lantas Polsek Koja Iptu Arifuddin mengatakan, kecelakaan diduga terjadi lantaran sang sopir truk tangki mengalami serangan jantung sehingga tak kuasa mengendalikan laju mobilnya.

“Diduga sopirnya terkena serangan jantung, sehingga truk hilang kendali menabrak kendaraan lain,” tuturnya.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved