Pilkada Jakarta

Ini 4 Terobosan Nyeleneh Ala Ridwan Kamil Atasi Macet di Jakarta, Gedung DPRD Bakal Dipindah?

Tiga ide yang dinilai nyeleneh ini diyakininya mampu mengurai kemacetan yang saat ini masih menjadi salah satu persoalan klasik di Jakarta. 

Tayang:

TRIBUNJAKARTA.COM - Calon gubernur Jakarta, Ridwan Kamil, memiliki terobosan untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. 

Tiga ide yang dinilai nyeleneh ini diyakininya mampu mengurai kemacetan yang saat ini masih menjadi salah satu persoalan klasik di Jakarta. 

Apa saja tiga ide yang digagasnya bareng Suswono itu?

1. Hunian di atas pasar

Untuk mengurangi pergerakan para pekerja, Ridwan Kamil memilliki ide untuk membangun sebuah hunian di pusat kota. 

Sebab, hunian di tengah kota jumlahnya sedikit ketimbang kantor. 

Ide hunian di tengah kota itu agar para pekerja tak perlu terlalu jauh menempuh perjalanan ke kantor. 

"Ah khayal emang lahannya dari mana?" Maka saya studi ada pasar-pasar masih dua lantai, padahal bisa 20 lantai. Dua lantainya pasar, 18 nya apartemen murah kan. Stasiun masih satu lantai, di negeri-negeri maju yang lahannya penuh bawahnya stasiun atasnya pasar, atasnya apartemen," ujarnya seperti dikutip dari acara Bongkar Aspirasi Ridwan Kamil (BARK) yang tayang di Youtube pada Minggu (15/9/2024). 

2. Perbanyak kantor di segala penjuru

Solusi untuk mengurangi kemacetan selanjutnya ialah memperbanyak kantor di luar pusat kota Jakarta. 

Area perkantoran, katanya, bakal didirikan di pinggiran kota Jakarta. 

"Ke selatan kayak di TB Simatupang, di Kelapa Gading diperbanyak perkantoran. Saya lihat di utara di Ancol bisa ada perkantoran, PIK yang kelas mewah juga harus ada perkantoran. Ada perkantoran juga ke arah BSD, Meruya itu harus ada," ujarnya. 

Kombinasi antara hunian di tengah kota dengan perkantoran yang dibangun di daerah pinggiran dinilai dapat mengatasi kemacetan. 

"Oleh kebijakan gubernur dipaksa banyak kantor di pinggiran itu akan membuat pergerakan menjadi terbatas. Maka, kemacetan relatif akan berkurang," ujarnya. 

3. WFH ala Covid

Ridwan Kamil juga memiliki ide untuk menerapkan kembali kebijakan work from home (WFH) bagi para pekerja. 

"Ditambah pascacovid work from home, itu ada yang menjadi permanen, nanti kita gilir. Hari Senin, misalkan industri media, work from home, selasanya industri yang tidak substansial," katanya. 

Kebijakan itu sudah diterapkan sewaktu Ridwan Kamil menjabar sebagai Gubernur Jawa Barat. 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved