Pilkada DKI 2024

Saling Sindir Ridwan Kamil dan Pramono Anung Soal Selfie di CFD, Nama Ahok Ikut Disinggung

Saling sindir calon Gubernur Ridwan Kamil dan Pramono Anung membuat Pilkada Jakarta memanas. Singgung selfie hingga nama Ahok.

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Saling sindir calon Gubernur  Ridwan Kamil dan Pramono Anung membuat Pilkada Jakarta memanas.

Aksi Pramono Anung selfie dengan warga di Car Free Day (CFD) dibalas sindiran Ridwan Kamil soal selfie dan blusukan.

Tak hanya itu, rencana Ridwan Kamil ingin bertemu Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga dibalas Pramono Anung.

Diketahui, Ahok merupakan ketua DPP PDI Perjuangan. PDIP telah mengusung pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024.

Pramono Diajak Selfie Warga

Saling sindir paslon berawal saat Pramono Anung bersama Ketua Timses Lies Hartono alias Cak Lontong berolahraga di area car free day (CFD), Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (15/9/2024).

Pramono Anung sempat bercerita pipinya sakit buntut ulah warga.

Pramono terlihat mengenakan kaus hijau army dan celana panjang hitam. Sedangkan Cak Lontong memakai baju merah dengan celana panjang hitam bergaris kuning.

Pramono mengaku kini merasa publik telah banyak mengenalnya setelah beberapa kali menghadiri kegiatan car free day (CFD) di sekitar Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

“Ketika dua CFD yang sebelumnya mungkin masyarakat tidak terlalu mengenal saya karena terlalu lama (saya) tidak muncul di ruang publik. Tapi, sekarang hampir setiap jalan ada orang minta foto,” ujar Pramono Anung.

Sambil berjalan santai, Pramono memenuhi permintaan warga untuk berfoto bersama.

“Mas Pram, foto dong. Saya Ayu,” ujar salah satu pelari di kawasan CFD. 

KLIK SELENGKAPNYA: Pramono Anung Diuntungkan Dalam Perebutan Suara The Jakmania di Pilkada Jakarta 2024. The Jakmania Masih Resisten Terhadap Ridwan Kamil.
KLIK SELENGKAPNYA: Pramono Anung Diuntungkan Dalam Perebutan Suara The Jakmania di Pilkada Jakarta 2024. The Jakmania Masih Resisten Terhadap Ridwan Kamil.

Selain itu, Pramono menuturkan pengalamannya saat blusukan ke kampung-kampung atau kelurahan. 

Dia berkelakar bahwa pipinya pernah sedikit luka karena apresiasi dari masyarakat.

“Rata-rata mereka memberikan apresiasi bahkan beberapa kali suka dicubit-cubit, lesung pipinya ditarik-tarik,” ucap Pram. 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved