Pilkada Jakarta
Adu Ide Cagub di Pendidikan, Ridwan Kamil Tertarik Ekskul Palang Pintu, Pramono Anung Usul Silat
Meski belum fase kampanye, Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno sudah melempar gagasan mereka tipis-tipis ke warga Jakarta.
TRIBUNJAKARTA.COM - Meski belum fase kampanye, Ridwan Kamil-Suswono dan Pramono Anung-Rano Karno sudah melempar gagasan mereka tipis-tipis ke warga dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024.
Ide-ide itu dilemparkan untuk 'cek ombak' apakah bisa menarik perhatian warga Jakarta.
Dari segi pendidikan, Ridwan Kamil tertarik untuk memasukkan ekstrakurikuler di sekolah, sementara Pramono Anung-Rano Karno mengusulkan silat.
Ridwan Kamil memuji budaya palang pintu yang dimiliki betawi.
"Palang Pintu ini keren, budaya berpantun ini keren," ujar Ridwan Kamil saat menjadi pembicara di acara Bongkar Aspirasi Ridwan Kamil (BARK) yang tayang di Youtube pada Minggu (15/9/2024).
Ia mengusulkan budaya Palang Pintu ini tidak sebatas diajarkan di sanggar-sanggar, tetapi juga di sekolah-sekolah.
Ridwan Kamil beralasan agar budaya Palang Pintu tetap dilestarikan sebagai kearifan lokal.
"Mudah-mudahan ini dalam kuasa gubernur, jangan hanya di sanggar-sanggar aja yang bisa kayak begitu. Sekolah-sekolah itu jangan hanya bahasa Inggris dan sebagainya. Kearifan lokalnya, berlatih seperti Palang Pintu, minimal jago silatnya, minimal berpantunnya. Tugas negara kan agak memaksa tapi demi kebaikan," jelasnya.
Usul silat
Sementara itu, calon wakil gubernur Jakarta, Rano Karno mengusulkan silat untuk dimasukkan ke dalam ekstrakurikuler sekolah.
Rano Karno ingin memajukan Jakarta dari segi budayanya.
Ia mengatakan budaya Betawi di Jakarta tidak bisa berkembang karena dibatasi statusnya sebagai ibu kota.
Ia pun mengusulkan agar pencak silat dijadikan ekstrakurikuler di sekolah jika dirinya terpilih.
"Kalau saya jadi (Wagub Jakarta), saya akan masukkan pencak silat ke ekstrakurikuler sekolah. Orang enggak paham tentang pencaksilat, orang lihat ini bela diri (cuma) oh ini adalah budaya (Betawi)," katanya seperti dikutip dari Youtube Channel Merry Riana yang tayang pada Kamis (12/9/2024).
Rano Karno menceritakan sekelumit terkait sejarah pencak silat yang diketahuinya dari buku.
Ia baru mengetahui bahwa orang dulu berlatih pencaksilat saat malam hari.
"Ternyata kalau latihan siang, kelihatan sama Belanda. Masuk akal. Kenapa pencak silat pakaiannya hitam? Kalau penyerangan pasti malam hari. Oh masuk akal," katanya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| KPUD Jakarta: Ridwan Kamil Sibuk, Belum Tentu Hadiri Penetapan Gubernur Terpilih |
|
|---|
| Persiapan Transisi Kepala Daerah, Pj Teguh Bakal Bahas Hal Strategis dengan Pramono |
|
|---|
| Gelaran Pemilu dan Pilkada Jakarta 2024 Kondusif, KPU DKJ Apresiasi Sinergitas Polri |
|
|---|
| Beda Pilihan Saat Pilkada, PKS Ungkap Alasan Tak Bakal Oposisi di Pemerintahan Pram-Rano |
|
|---|
| Komunikasi Masih Intens, Jubir Anies Baswedan Akui Belum Ada Ajakan Masuk Tim Transisi Pram-Rano |
|
|---|